Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
HARIAN.NEWS, JENEPONTO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat inklusif.
Baca Juga : Dorong Kualitas SDM, Pemkab Jeneponto Resmi Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026
Hal ini ditunjukkan melalui penyaluran bantuan sosial sandang bagi penyandang disabilitas oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM., di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Jeneponto, Rabu (14/10/2026).
Turut mendampingi dalam agenda tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, Syamsuddin L., SE., MM. Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari program prioritas Pemkab Jeneponto dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga yang membutuhkan.
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa bantuan sandang ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kesetaraan hak para penyandang disabilitas.
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Baca Juga : Audiensi dengan Dewan, Gerakan Pemuda Jeneponto Tuntut Sejumlah Keluhan Warga
“Penyandang disabilitas adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Mereka berhak mendapatkan pelayanan, dukungan, dan kesempatan yang setara dalam segala aspek kehidupan,” ujar Paris Yasir.
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Ia menambahkan, mewujudkan lingkungan yang ramah dan inklusif tidak hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kesadaran sosial dan keberpihakan terhadap kelompok disabilitas, Pungkasnya
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Melalui Dinas Sosial, Pemkab Jeneponto berkomitmen untuk berkelanjutan mengulirkan program sosial yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini diharapkan memperkuat wujud Kabupaten Jeneponto yang peduli, inklusif, dan berkeadilan.
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Penulis : Aswin
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Baca Juga : Desa Punagaya dan Bungeng Jadi Pelopor Desa Binaan Imigrasi di Jeneponto
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
