Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Hj. Melinda Aksa, meninjau langsung fasilitas Bank Sampah Sentral Sektoral Kecamatan Tamalanrea yang berlokasi di Kelurahan Tamalanrea, Minggu (16/8/2026).
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Dalam kunjungan tersebut, Hj. Melinda Aksa didampingi Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Camat Tamalanrea Andi Patiroi, serta Ketua TP PKK Kecamatan Tamalanrea, Ibu Etti Faradillah, Lurah tamalanrea Sulaeman dan lurah bungtusu Nasrum.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Baca Juga : Kejaksaan Hentikan Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Disdik Makassar
Dimana peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas dan kondisi fasilitas Bank Sentral Sektoral sekaligus mendorong penguatan pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Bank sampah Sentral Sektoral merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar sampah yang masih memiliki nilai ekonomi tidak langsung dibuang, tetapi dipilah dan dikumpulkan untuk kemudian ditukar atau dikelola kembali.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Untuk itu, Melinda Aksa berharap keberadaan Bank Sentral Sektoral di Kecamatan Tamalanrea dapat terus dimaksimalkan dan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Baca Juga : Camat Ujung Pandang Tertibkan 11 Bangunan dan 6 Lapak PKL di Pisang Utara
“Harapan kami, Bank sampah Sentral Sektoral ini bukan hanya menjadi tempat penukaran sampah, tetapi juga menjadi pusat edukasi bagi masyarakat. Masyarakat harus semakin terbiasa memilah sampah dari rumah, terutama sampah yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, termasuk peran aktif kader PKK, RT/RW, komunitas lingkungan dan kelompok masyarakat.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Ia juga mendorong agar kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai pemilahan sampah terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh dari lingkungan keluarga.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
“Kalau masyarakat sudah terbiasa memilah sampah sejak dari rumah, tentu beban pengelolaan sampah akan semakin ringan. Sampah yang masih bernilai bisa dimanfaatkan, sementara sampah yang tidak bisa dimanfaatkan dapat ditangani dengan cara yang tepat,” tambahnya.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Camat Tamalanrea Andi Patiroi menyampaikan bahwa pihak kecamatan siap mendukung pengembangan Bank sampan Sentral Sektoral sebagai salah satu instrumen pengelolaan sampah di wilayahnya. Ia mengatakan bahwa setiap warga bisa menabung di Bank sampah Sentral Sektoral, termasuk melalui program sedekah sampah yang kini mulai digalakkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan lingkungan.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
“Lanjut, kami di Kecamatan Tamalanrea juga menerima sedekah sampah dari masyarakat. Ini menjadi bagian dari gerakan bersama, di mana sampah tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga bernilai ibadah dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Ia berharap keberadaan Bank sampah Sentral Sektoral dapat semakin dikenal masyarakat sehingga partisipasi warga dalam memilah dan mengelola sampah semakin meningkat.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Tamalanrea, Ibu Etti Faradillah, turut mendorong keterlibatan keluarga dan kader PKK dalam memberikan edukasi tentang pentingnya memilah sampah dari rumah, termasuk mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program sedekah sampah.
Baca Juga : Fuad Azis: Digitalisasi PBG Naikkan PAD Distaru Makassar Rp21,38 Miliar
Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara
Dengan kolaborasi antara pemerintah, PKK, masyarakat dan berbagai pihak terkait, Bank sampah Sentral Sektoral Kecamatan Tamalanrea diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman di Kota Makassar.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
