Logo Harian.news

Camat Ujung Pandang Tertibkan 11 Bangunan dan 6 Lapak PKL di Pisang Utara

Editor : Redaksi II Minggu, 11 Oktober 2026 19:33
Penertiban yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang. Foto Humas
Penertiban yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang. Foto Humas

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, menertibkan 11 bangunan dan enam lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas saluran drainase di Jalan Sungai Kelara, Kelurahan Pisang Utara, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, memimpin langsung penertiban tersebut bersama jajaran kecamatan dan kelurahan. Selain itu, BKO Satpol PP dan unsur keamanan turut mengawal kegiatan tersebut.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Baca Juga : DPMPTSP Makassar Mudahkan Pelaku Usaha Lewat Layanan Sertifikat Halal

“Dibantu BKO Satpol dan pihak keamanan mengawal kegiatan penertiban,” kata Nanin, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Nanin Tertibkan Bangunan untuk Cegah Genangan Nanin mengatakan, pihaknya menertibkan bangunan dan lapak tersebut untuk menjaga fungsi drainase sekaligus mengantisipasi banjir dan genangan.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Menurutnya, keberadaan bangunan di atas saluran air menyulitkan petugas saat membersihkan dan merawat drainase. Karena itu, pemerintah membuka kembali akses menuju saluran agar petugas dapat melakukan pemeliharaan dengan lebih mudah.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Baca Juga : Masih Disegel, Proyek The Nusa Premier Milik Nusapro Land Kembali Beraktivitas 

“Penertiban ini merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi drainase, sehingga pemeliharaan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan potensi banjir maupun genangan bisa diantisipasi,” jelas Nanin.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Dalam kegiatan tersebut, pemilik lima dari total 11 bangunan membongkar bangunannya secara mandiri sebelum penertiban berlangsung. Sementara itu, petugas membongkar enam bangunan lainnya.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Tim di lapangan menertibkan sejumlah rumah, pagar, dan kanopi yang berdiri di atas drainase. Petugas juga menertibkan enam lapak PKL.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Tiga pemilik lapak membongkar lapaknya secara mandiri sebelum kegiatan, sedangkan petugas menertibkan tiga lapak lainnya.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

“Ada 11 bangunan berupa rumah, mereka bongkar mandiri, pagar, dan kanopi. Serta enam lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di lokasi tersebut, kami tertibkan,” tuturnya.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Nanin menjalankan penertiban bersama Sekretaris Kecamatan Ujung Pandang, Kasi Trantib, Kasi Kebersihan, dan Lurah Pisang Utara. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Satgas BKO Kecamatan Ujung Pandang, serta seluruh pihak yang membantu kegiatan tersebut.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Lebih lanjut, Nanin mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mendirikan bangunan di atas saluran drainase karena dapat menghambat petugas saat melakukan pemeliharaan.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

“Termasuk tidak memanfaatkan area saluran drainase untuk bangunan yang dapat menghambat pemeliharaan,” ucapnya.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Baca Juga : Awal Oktober, Bapenda Klaim Realisasi PAD Makassar 70 Persen

 

Penertiban Berlangsung Aman dan Lancar Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menyelesaikan kegiatan penertiban dalam kondisi aman, tertib, dan lancar. Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga fungsi drainase agar aliran air tetap lancar dan lingkungan lebih nyaman.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda