Logo Harian.news

Desak Kapolrestabes Makassar dalam Kasus Driver Ojol Diparangi di Sekitar Mall Mari

Editor : Redaksi II Kamis, 24 September 2026 11:55
Para pengemudi ojek online yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Ojol Sulawesi Selatan (KSOS) mendatangi Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (24/9/2026). Dok HN
Para pengemudi ojek online yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Ojol Sulawesi Selatan (KSOS) mendatangi Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (24/9/2026). Dok HN

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Puluhan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Ojol Sulawesi Selatan (KSOS) mendatangi Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

Kedatangan mereka untuk mengawal surat pemberitahuan sekaligus mendesak percepatan penanganan kasus seorang driver ojol yang menjadi korban pembacokan di sekitar kawasan Mall Mari Ratu Indah Makassar.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

Baca Juga : Polrestabes Makassar Ringkus Kelompok Geng Motor

Dalam surat tersebut, KSOS meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus yang menimpa korban, Muh Alfiansyah Syahrul. KSOS mendesak agar dalam waktu 2 x 24 jam terdapat perkembangan signifikan terkait pencarian dan penanganan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

KSOS menyampaikan desakan itu karena hingga beberapa hari setelah kejadian, pihak korban dan organisasi pendamping mengaku belum memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan perkara secara menyeluruh.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

“Kami dalam beberapa hari ini tidak melihat adanya kejelasan terkait kasus ini. Bahkan belum ada informasi dari kepolisian bahwa pelaku sudah ditangkap dan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Hairun H saat berada di Polrestabes Makassar jalan Ahmad Yani.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

Baca Juga : Kapolrestabes Makassar: Oknum Bripda A Ditangkap Diduga Memeras

Hairun menegaskan, korban Muh Alfiansyah Syahrul telah memberikan kuasa kepada KSOS untuk mendampingi serta memperjuangkan kepentingan hukumnya dalam perkara tersebut.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

Menurut KSOS, pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama pengemudi ojol sekaligus memastikan proses hukum terhadap kasus tersebut berjalan dan memberikan kepastian bagi korban.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

Selain mendesak kepolisian, KSOS juga meminta pihak PD Parkir Makassar memberikan perhatian dan santunan kepada korban. Permintaan tersebut dikaitkan dengan kondisi korban pascakejadian yang disebut belum dapat kembali menjalankan aktivitasnya sebagai pengemudi ojol untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

“Akibat dari kelalaian PD Parkir selama bertahun-tahun, parkir liar di Jalan Mawas itu tidak diindahkan sehingga dapat mengakibatkan kejadian yang semua orang tidak inginkan, salah satunya kejadian yang dialami oleh ojol ini,” tegas Hairun.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

KSOS berharap korban mendapatkan santunan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama belum dapat bekerja secara normal.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

“Kami juga menginginkan agar korban diberikan santunan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” lanjutnya.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

KSOS menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan meminta seluruh pihak terkait memberikan perhatian terhadap kondisi korban.

Baca Juga : Gibran Center Apresiasi Kapolrestabes Makassar Bongkar Kasus Sabu 10 Kg

Baca Juga : LBH Makassar : Usut Tuntas Oknum Polisi Pemeras

 

Sementara itu, proses penyelidikan dan penanganan perkara tetap menjadi kewenangan aparat kepolisian. Perkembangan mengenai identitas maupun keberadaan pihak yang diduga sebagai pelaku menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda