Logo Harian.news

Dibalik Serangan ke Palestina Terakhir, DPR Curigai Ada Motif Politik Jelang Pemilu Israel

Editor : Gita Rabu, 10 Agustus 2022 17:28
Dr Syahrul Aidi Maazat.
Dr Syahrul Aidi Maazat.

JAKARTA, HARIANEWS.COM – Israel kembali melakukan serangan ke Palestina akhir pekan lalu. Serangan ini memunculkan kecurigaan bahwa ada motif politik dalam negeri Israel.

Kecurigaan itu disampaikan oleh Dr Syahrul Aidi Maazat selaku Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPRRI Indonesia-Palestina saat dihubungi pada Rabu (10/8/2022) pagi. Menurutnya ada informasi bahwa serangan itu bukan serangan biasa, tapi merupakan serangan yang didesain oleh Perdana Menteri (PM) Israel, Yair Lapid.

“Kita patut menduga serangan ini bermotif politik dalam negeri Israel. Dimana pada November 2022 mendatang ada Pemilu untuk memperebutkan kekuasaan di Israel. Ini bagian skenario sang perdana menteri yang sekarang untuk merebut simpati masyarakat Israel” kata Dr. Syahrul Aidi.

Baca Juga : Presiden Perancis Sebut akan Akui Kemerdekaan Palestina: Tunggu Momen Tepat

Dimana saat ini katanya ada perebutan simpati masyarakat Israel antara Yair Lapid dan Benjamin Netanyahu selaku kandidat kuat PM Israel. Masyarakat Israel tentu akan mendukung tokoh yang memberikan keamanan lebih kepada mereka. Terutama dari warga yahudi ortodoks.

“Kita mengutuk keras motif Lapid ini. Keamanan dan nyawa warga Palestina dijadikan tameng untuk mempertahankan kekuasaannya. Demi berkuasa, tega mengorbankan warga Palestina,” tambahnya melalui rilis yang diterima.

Dia juga meminta, apapun alasan Israel menyerang Palestina tidak dapat dibenarkan. Komunitas internasional harus segera bertindak. PBB sebagai lembaga perdamaian harus mengutuk dan memberi sanksi kepada Israel.

Baca Juga : Musim Haji 2024, Raja Salman Undang 2.322 Jemaah: 1.000 Keluarga Syuhada Palestina

Pemilu Israel akan diselenggarakan pada November 2022. Dimana perdana menteri sebelumnya Naftali Bennett menyerahkan kekuasaan ke mitra koalisinya yaitu Yair Lapid dari partai Yesh Atid. Lapid diperkirakan akan head to head dengan Benjamin Netanyahu dari partai Likud. **

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda