DPD NasDem Gowa Tegaskan Lawan Framing Media Berbau Spekulatif

HARIAN.NEWS,GOWA – Ketua DPD Partai NasDem Gowa, H. Azhar Usman dan Sekertaris DPD Partai NasDem Gowa, beserta seluruh pengurus harian NasDem Gowa menyampaikan pernyataan sikap yang tegas, dalam merespons pemberitaan media Tempo Edisi 13-16 April 2026 yang sangat tendensius dan dinilai dapat merusak demokrasi
DPD NasDem Gowa menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dirusak oleh narasi yang spekulatif dan menyesatkan. Kebebasan pers tidak boleh dijadikan tameng untuk merendahkan kehormatan institusi politik,
Dalam pernyataan tersebut, NasDem tetap menegaskan komitmennya terhadap kebebasan pers, namun mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidak bersifat tanpa batas.
Pers dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi yang akurat dan mencerahkan, bukan membangun opini berbasis spekulasi.
DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan bersama seluruh DPD se-Sulsel secara terbuka menyatakan penolakan terhadap framing pemberitaan yang dianggap telah melampaui batas kritik.
Mereka menilai narasi yang berkembang bukan lagi kritik konstruktif, melainkan telah mengarah pada penghakiman sepihak tanpa dasar fakta yang utuh.
NasDem Gowa juga mengecam keras penggunaan metafora yang menyamakan partai politik dengan Perseroan Terbatas. Menurut mereka, hal tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap institusi demokrasi dan upaya pengerdilan makna partai sebagai representasi kedaulatan rakyat.
“Partai politik bukan perusahaan. Melainkan sebuah wadah perjuangan aspirasi rakyat,” lanjutnya
Lebih lanjut, Ketua DPD NasDem Gowa mendesak adanya klarifikasi terbuka dari pihak media Tempo pemberitaan yang dimaksud. Mereka juga meminta evaluasi terhadap produk jurnalistik yang dinilai melampaui batas etika, termasuk pentingnya penerapan prinsip keberimbangan informasi.
Sebagai langkah konkret, seluruh DPD Partai NasDem se-Sulawesi Selatan akan melakukan konsolidasi gerakan politik dan moral sebagai bentuk perlawanan terhadap narasi yang dianggap merusak kepercayaan publik.
“Ini bukan sekadar pembelaan terhadap partai, tetapi perlawanan terhadap upaya pembentukan opini publik yang menyesatkan. Kami tidak akan diam,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, NasDem mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar. Publik diimbau tidak mudah terpengaruh oleh framing sensasional dan tetap menjaga rasionalitas dalam menilai dinamika politik.
Partai NasDem tidak anti kritik, namun menolak segala bentuk manipulasi persepsi yang berpotensi merusak kepercayaan terhadap sistem demokrasi.
Pernyataan ini disampaikan di Gowa pada 15 April 2026 oleh DPD Partai NasDem Kabupaten Gowa, Propinsi Sulawesi Selatan.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN