Fafaliang Water Park di Sinjai Tegaskan Komitmen terhadap Lingkungan, Bantah Isu Abrasi

Fafaliang Water Park di Sinjai Tegaskan Komitmen terhadap Lingkungan, Bantah Isu Abrasi

HARIAN.NEWS, SINJAI – Fafaliang Water Park, destinasi wisata air yang terletak di Dusun Saukang, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Sulawesi Selatan, menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Pihak pengelola membantah adanya dugaan abrasi di kawasan wisata tersebut.

Pengelola menilai klaim tersebut muncul karena adanya kecemburuan sosial atas meningkatnya popularitas Fafaliang Water Park yang kian ramai dikunjungi masyarakat, khususnya sejak diresmikan oleh Pj. Bupati Sinjai, T.R. Fahsul Falah pada Februari 2024 lalu.

“Beginilah kalau usaha mulai merangkak naik. Pasti ada saja yang kontra, apalagi lokasi wisata ini dekat dengan permukiman warga,” ujar pengelola Fafaliang, Andi Alfian, saat dikonfirmasi pada Jumat (20/6/2025).

Membangun dengan Kajian Lingkungan

Alfian menyampaikan bahwa sebelum pembangunan fasilitas wisata dimulai, pihaknya telah melakukan kajian teknis terhadap lokasi, termasuk potensi dampak lingkungan.

Sebagai bentuk antisipasi terhadap abrasi, pengelola telah memasang bronjong di sepanjang area wisata yang berbatasan langsung dengan sungai.

“Tidak mungkin kami membangun tanpa mengikuti prosedur dari pemerintah. Penahan abrasi justru kami pasang sejak awal,” tambahnya.

Bronjong, struktur kawat berisi batu yang berfungsi menahan erosi, dipasang untuk memastikan stabilitas tanah di sekitar area wisata dan melindungi bantaran sungai dari pengikisan air.

Terbuka untuk Verifikasi

Menanggapi tudingan yang beredar, pengelola menyatakan terbuka terhadap kunjungan pihak mana pun untuk melihat langsung kondisi lapangan. Menurutnya, transparansi merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pengelola wisata.

“Kami menyambut baik jika ada warga, relawan lingkungan, atau pihak lain yang ingin melihat langsung. Fafaliang dibangun bukan hanya untuk wisata, tapi juga mendukung ekonomi lokal dan tetap menjaga alam,” kata Andi.

Kontribusi Ekonomi Lokal

Sejak dibuka, Fafaliang Water Park telah menjadi magnet baru pariwisata di Kabupaten Sinjai. Destinasi ini tidak hanya menawarkan wahana permainan air untuk keluarga dan anak-anak, tetapi juga membuka lapangan kerja serta peluang usaha bagi warga setempat.

Berbagai usaha kecil seperti warung makan, penyewaan pelampung, hingga jasa parkir kini berkembang di sekitar area wisata.

Edukasi Wisata Ramah Lingkungan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pariwisata modern tidak bisa lepas dari aspek keberlanjutan. Keberadaan destinasi seperti Fafaliang Water Park harus diimbangi dengan perhatian terhadap dampak ekologis.

Pengelolaan wisata yang bertanggung jawab adalah kunci menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : IRMAN BAGOES