Logo Harian.news

Wisata Ramah Lingkungan di Sinjai

Fafaliang Water Park di Sinjai Tegaskan Komitmen terhadap Lingkungan, Bantah Isu Abrasi

Editor : Andi Awal Tjoheng Jumat, 20 Juni 2025 17:12
Fafaliang Water Park ||irman@harian.news
Fafaliang Water Park ||[email protected]
APERSI

HARIAN.NEWS, SINJAI – Fafaliang Water Park, destinasi wisata air yang terletak di Dusun Saukang, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Sulawesi Selatan, menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Pihak pengelola membantah adanya dugaan abrasi di kawasan wisata tersebut.

Pengelola menilai klaim tersebut muncul karena adanya kecemburuan sosial atas meningkatnya popularitas Fafaliang Water Park yang kian ramai dikunjungi masyarakat, khususnya sejak diresmikan oleh Pj. Bupati Sinjai, T.R. Fahsul Falah pada Februari 2024 lalu.

Baca Juga : Abrasi Rusak TPU Desa Pulau Harapan, Makam Terseret Ombak, Warga Harap Pemerintah Hadir

“Beginilah kalau usaha mulai merangkak naik. Pasti ada saja yang kontra, apalagi lokasi wisata ini dekat dengan permukiman warga,” ujar pengelola Fafaliang, Andi Alfian, saat dikonfirmasi pada Jumat (20/6/2025).

Membangun dengan Kajian Lingkungan

Alfian menyampaikan bahwa sebelum pembangunan fasilitas wisata dimulai, pihaknya telah melakukan kajian teknis terhadap lokasi, termasuk potensi dampak lingkungan.

Baca Juga : KKN STAI DDI Pangkep Ajarkan Warga Olahan Keripik Pisang Kreatif

Sebagai bentuk antisipasi terhadap abrasi, pengelola telah memasang bronjong di sepanjang area wisata yang berbatasan langsung dengan sungai.

“Tidak mungkin kami membangun tanpa mengikuti prosedur dari pemerintah. Penahan abrasi justru kami pasang sejak awal,” tambahnya.

Bronjong, struktur kawat berisi batu yang berfungsi menahan erosi, dipasang untuk memastikan stabilitas tanah di sekitar area wisata dan melindungi bantaran sungai dari pengikisan air.

Baca Juga : OCBC Tanam 21.000 Mangrove, Upaya Selamatkan Pesisir dari Abrasi

Terbuka untuk Verifikasi

Menanggapi tudingan yang beredar, pengelola menyatakan terbuka terhadap kunjungan pihak mana pun untuk melihat langsung kondisi lapangan. Menurutnya, transparansi merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pengelola wisata.

“Kami menyambut baik jika ada warga, relawan lingkungan, atau pihak lain yang ingin melihat langsung. Fafaliang dibangun bukan hanya untuk wisata, tapi juga mendukung ekonomi lokal dan tetap menjaga alam,” kata Andi.

Baca Juga : Gubernur Sulsel dan Pj Bupati Takalar Luncurkan Pembangunan Tanggul Penahan Abrasi Pantai

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : IRMAN BAGOES

Follow Social Media Kami

KomentarAnda