Founder PT Harfiah Graha Perkasa Berharap Media Makin Bijak

Founder PT Harfiah Graha Perkasa Berharap Media Makin Bijak

H. Sahar : Semua Orang Butuh Kedamaian

HARIAN.NEWS,GOWA – Semua orang butuh kedamaian, siapapun dia. Maka untuk meraihnya salah bentuk adalah setiap insani wajib taat kepada hukum.

Begitu ungkapan awal H. Muhammad Sahar Sewang, Founder PT Harfiah Graha Perkasa saat menggelar konferensi pers Rabu sore, 11 Februari 2026.

Pernyataan H. M Sahar Sewang terkait viralnya pemberitaan di media sosial terkait pencatutan namanya dalam proyek pengaspalan tahun 2025 di Kabupaten Maros.

” Ada penggiringan opini seolah olah saya pernah bertutur saya tidak takut kepada hukum, issue ini sangat tidak masuk akal sehingga saya wajib menyampaikan ini secara terbuka kepada publik,” tegasnya.

Dirinya menuturkan, persoalan proyek yang dipersoalkan dirinya sama sekali tidak tahu dan tidak terlibat.

” Saya langsungkan perintahkan karyawan saya untuk menghadirkan rekanannya dan bersama sama paparkan ke publik, saya tegaskan tidak pernah saya menyatakan sesuatu apalagi terkait persoalan proyek di Maros, baik kepada media maupun kepada rekan LSM sehingga viralnya pemberitaan ini sangat merugikan kami,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa rekanan yang mengerjakan proyek di Maros ( CV.Miranda ) bekerjasama dengan perusahaan miliknya ( PT Harfiah Graha Perkasa ) karena alat beratnya disewa oleh rekanan, jadi kami tidak tahu persoalan kondisi pelaksanaan proyek apalagi dikatakan terlibat,” Tambahnya.

Kontraktor Senior ini menegaskan dirinya telah melakoni jasa konstruksi selama 35 tahun lebih.

” Saya memastikan bahwa PT Harfiah Graha Perkasa akan terus bekerja Profesional, bertanggungjawab dan memegang teguh prinsip hukum bersama sekaligus selalu menjamin kwalitas pekerjaan yang diamanahkan negara kepada kami, Alhamdulillah sikap ini terbukti perusahaan kami selalu dapat dipercaya oleh Pemerintah, salah satu kuncinya adalah taat kepada hukum, jadi kabar yang beredar saya pastikan adalah kebohongan, saya sama dengan rekan media, wajib taat kepada hukum” tegasnya.

” Saya adalah warga biasa sama dengan semua warga lainnya, ketaatan kepada hukum adalah sikap yang harus ditaati, dan saya pastikan tidak pernah saya dikonfirmasi oleh pihak lain terkait berita yang sempat viral, pastinya pertama saya tidak tahu akan proyek tersebut, kedua, saya adalah warga yang sama dengan posisi warga lainnya wajib taat kepada hukum,” ungkapnya.

Dengan lugas kontraktor senior ini menegaskan dirinya sudah berusia hampir 70 tahun.

Founder PT Harfiah Graha Perkasa tersebut juga langsung menghadirkan Wahyudi Budi, rekanan yang mengerjakan proyek di Kabupaten Maros.

Usai H.M Sahar Sewang, owner CV. Miranda memberikan pernyataan ke awak media.

Wahyudi Budi Pengelola Proyek di Kabupaten Maros menyatakan bahwa H. M. Sahar Sewang apalagi PT. Harfiah Graha Perkasa terlibat dalam proyek ini.

Wahyudi Budi kemudian paparkan akan kondisi proyek yang mereka tangani di Maros.

” Pekerjaan ini masih dalam tahap pemeliharaan, berasal dari anggaran APBD Maros tahun 2025 dengan anggaran sebesar 1,8 Milyar untuk proyek pengaspalan,” ungkapnya.

Pihak CV. Miranda kemudian menyewa alat yang dimiliki PT. Harfiah Graha Perkasa.

” Semua sarana yang kami pakai memakai label PT. Harfiah, jadi bukan H.M Sahar Sewang yang mengerjakan proyek tersebut tapi kami selaku pelaksana,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan terkait kondisi pekerjaan yang dipersoalkan, dirinya mengaku tidak pernah ditemui rekan awak media,

” Kami siap memberi keterangan dan memastikan pekerjaan ini akan kami kelola sampai selesai kontrak dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kami wajib bekerja dengan profesional karena profesi kami di dunia kontraktor,” kuncinya.

Dirinya juga mengaku heran setelah merebaknya informasi di media sosial

” Na bukan H. Sahar punya proyek, kemudian kami koordinasi dengan manajemen PT.Harfiah, saya makin kaget karena disampaikan bahwa H.Sahar Sewang tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak lain tiba tiba muncul berita bahwa kami semua tidak takut hukum, kami pastikan berita ini hoax, kami tidak pernah sama sekali dikonfirmasi pihak lain termasuk sahabat dari awak media,” kuncinya.***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN