” Saya adalah warga biasa sama dengan semua warga lainnya, ketaatan kepada hukum adalah sikap yang harus ditaati, dan saya pastikan tidak pernah saya dikonfirmasi oleh pihak lain terkait berita yang sempat viral, pastinya pertama saya tidak tahu akan proyek tersebut, kedua, saya adalah warga yang sama dengan posisi warga lainnya wajib taat kepada hukum,” ungkapnya.
Dengan lugas kontraktor senior ini menegaskan dirinya sudah berusia hampir 70 tahun.
Founder PT Harfiah Graha Perkasa tersebut juga langsung menghadirkan Wahyudi Budi, rekanan yang mengerjakan proyek di Kabupaten Maros.
Baca Juga : Di Tangan Intelektual, Disinformasi, Fitnah dan Kebencian Menjadi Ancaman Nyata
Usai H.M Sahar Sewang, owner CV. Miranda memberikan pernyataan ke awak media.
Wahyudi Budi Pengelola Proyek di Kabupaten Maros menyatakan bahwa H. M. Sahar Sewang apalagi PT. Harfiah Graha Perkasa terlibat dalam proyek ini.
Wahyudi Budi kemudian paparkan akan kondisi proyek yang mereka tangani di Maros.
Baca Juga : Anak Hilang di Labuhanbatu, Malah Gemoy Saat Direkam Polisi
” Pekerjaan ini masih dalam tahap pemeliharaan, berasal dari anggaran APBD Maros tahun 2025 dengan anggaran sebesar 1,8 Milyar untuk proyek pengaspalan,” ungkapnya.
Pihak CV. Miranda kemudian menyewa alat yang dimiliki PT. Harfiah Graha Perkasa.
” Semua sarana yang kami pakai memakai label PT. Harfiah, jadi bukan H.M Sahar Sewang yang mengerjakan proyek tersebut tapi kami selaku pelaksana,” ungkapnya.
Baca Juga : Kemenag: Remaja Kunci Makmurkan Masjid, Bukan Sekadar Admin Rekening
Dirinya menambahkan terkait kondisi pekerjaan yang dipersoalkan, dirinya mengaku tidak pernah ditemui rekan awak media,
” Kami siap memberi keterangan dan memastikan pekerjaan ini akan kami kelola sampai selesai kontrak dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kami wajib bekerja dengan profesional karena profesi kami di dunia kontraktor,” kuncinya.
Dirinya juga mengaku heran setelah merebaknya informasi di media sosial
Baca Juga : Bukan dari Indonesia! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Hoaks
” Na bukan H. Sahar punya proyek, kemudian kami koordinasi dengan manajemen PT.Harfiah, saya makin kaget karena disampaikan bahwa H.Sahar Sewang tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak lain tiba tiba muncul berita bahwa kami semua tidak takut hukum, kami pastikan berita ini hoax, kami tidak pernah sama sekali dikonfirmasi pihak lain termasuk sahabat dari awak media,” kuncinya.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
