INHESTY Makassar Temukan 60 Warga Berisiko PTM di Desa Lanne

HARIAN.NEWS, PANGKEP – Komunitas Kesehatan Makassar ( INHESTY Makassar ) sukses menyelenggarakan kegiatan Desa In-Healthy 2026 di Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, pada Sabtu – Minggu (25-26/07/2026).
Mengusung tema “Bersama Membangun Desa Sehat dan Mandiri melalui Edukasi, Pemberdayaan, dan Aksi Preventif,” kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa lintas profesi kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan promotif, preventif, serta deteksi dini penyakit tidak menular.
Sebanyak 84 masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi registrasi, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan hemoglobin (Hb) bagi ibu hamil, konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai pentingnya penerapan gaya hidup sehat.
Dari hasil skrining tersebut, 60 masyarakat terdeteksi memiliki faktor risiko maupun kondisi penyakit tidak menular yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 52 peserta mengalami hipertensi, dengan 20 di antaranya telah memiliki riwayat hipertensi dan rutin mengonsumsi obat penurun tekanan darah. Selain itu, ditemukan 12 peserta dengan kadar gula darah tinggi, di mana 6 peserta telah memiliki riwayat diabetes melitus dan rutin menjalani pengobatan.
Pemeriksaan juga menemukan 22 peserta dengan kadar kolesterol tinggi, dengan 1 peserta telah memiliki riwayat kolesterol, serta 13 peserta mengalami peningkatan kadar asam urat.
Sementara itu, 2 ibu hamil yang mengikuti pemeriksaan hemoglobin (Hb) memperoleh hasil dalam batas normal, yang menunjukkan kondisi kesehatan ibu dan janin yang baik.
Seluruh peserta memperoleh pelayanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, serta edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular, pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan, pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi bersama Puskesmas Bantimala sebagai wilayah kerja Poskesdes Desa Lanne sehingga pelayanan yang diberikan dapat berjalan optimal, terintegrasi, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Lanne menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan Desa In-Healthy 2026.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Ia mengungkapkan rasa syukur karena Desa Lanne menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara langsung, gratis, serta edukasi yang sangat bermanfaat.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Kecamatan Tondong Tallasa turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Desa In-Healthy 2026.
Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti hanya di Desa Lanne. Menurutnya, masih banyak desa lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan, edukasi, dan skrining penyakit tidak menular seperti yang telah diberikan oleh INHESTY Makassar.
Harapan tersebut menjadi dorongan agar kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di berbagai wilayah.
Keberhasilan Desa In-Healthy 2026 juga didukung oleh berbagai mitra dan sponsor, yaitu PT Pelindo Regional 4 Makassar, DiagnosLab Makassar, Cleo, Browcyl, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, serta Puskesmas Bantimala. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
INHESTY Makassar turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para supervisor yang telah meluangkan waktu untuk hadir, memberikan arahan, masukan, dan pendampingan selama kegiatan berlangsung.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia, relawan, alumni, donatur, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi melalui waktu, tenaga, pikiran, dana, doa, maupun berbagai bentuk dukungan lainnya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses.
Ucapan terima kasih secara khusus juga diberikan kepada seluruh keluarga panitia dan relawan yang senantiasa memberikan doa, semangat, serta dukungan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Dukungan tersebut menjadi kekuatan bagi seluruh tim dalam menghadirkan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui Desa In-Healthy 2026, INHESTY Makassar berharap hasil skrining ini dapat menjadi gambaran kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mendorong meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini, kepatuhan terhadap pengobatan, serta penerapan pola hidup sehat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang berkelanjutan antara mahasiswa, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat untuk mewujudkan desa yang sehat, mandiri, dan berdaya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News