Logo Harian.news

HARIAN KAMPUS

INHESTY Makassar Temukan 60 Warga Berisiko PTM di Desa Lanne

Editor : Andi Awal Tjoheng Jumat, 07 Agustus 2026 12:05
Tim INHESTY Makassar bersama tenaga kesehatan memberikan pelayanan skrining kesehatan gratis kepada warga Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep ||(doc_inhestymakassar)
Tim INHESTY Makassar bersama tenaga kesehatan memberikan pelayanan skrining kesehatan gratis kepada warga Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep ||(doc_inhestymakassar)

HARIAN.NEWS, PANGKEP – Komunitas Kesehatan Makassar ( INHESTY Makassar ) sukses menyelenggarakan kegiatan Desa In-Healthy 2026 di Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, pada Sabtu – Minggu (25-26/07/2026).

Mengusung tema “Bersama Membangun Desa Sehat dan Mandiri melalui Edukasi, Pemberdayaan, dan Aksi Preventif,” kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa lintas profesi kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan promotif, preventif, serta deteksi dini penyakit tidak menular.

Baca Juga : Bencana Alam Terjang Pulau Karanrang, Bupati Pangkep Instruksikan Penyaluran Bantuan Cepat

Sebanyak 84 masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi registrasi, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan hemoglobin (Hb) bagi ibu hamil, konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai pentingnya penerapan gaya hidup sehat.

Dari hasil skrining tersebut, 60 masyarakat terdeteksi memiliki faktor risiko maupun kondisi penyakit tidak menular yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 52 peserta mengalami hipertensi, dengan 20 di antaranya telah memiliki riwayat hipertensi dan rutin mengonsumsi obat penurun tekanan darah. Selain itu, ditemukan 12 peserta dengan kadar gula darah tinggi, di mana 6 peserta telah memiliki riwayat diabetes melitus dan rutin menjalani pengobatan.

Baca Juga : Gerakan Pangan Murah Pangkep Dukung Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Pemeriksaan juga menemukan 22 peserta dengan kadar kolesterol tinggi, dengan 1 peserta telah memiliki riwayat kolesterol, serta 13 peserta mengalami peningkatan kadar asam urat.

Sementara itu, 2 ibu hamil yang mengikuti pemeriksaan hemoglobin (Hb) memperoleh hasil dalam batas normal, yang menunjukkan kondisi kesehatan ibu dan janin yang baik.

Seluruh peserta memperoleh pelayanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, serta edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular, pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan, pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga : Pemkab Pangkep Rumuskan Langkah Strategis Capai Pertumbuhan Ekonomi 6,62 Persen

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda