Logo Harian.news

Jangan Tergiur Untung Banyak, OJK Ingatkan Warga Bone Waspadai Investasi Ilegal

Editor : Redaksi II Minggu, 18 Oktober 2026 20:04
Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin. (Dok. OJK)
Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin. (Dok. OJK)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam mengelola keuangan dan tidak mudah tergiur tawaran investasi dengan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi keuangan bertema “Masyarakat Cerdas Finansial Menuju Kesejahteraan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” di Kabupaten Bone, Sabtu (17/10/2026).

Baca Juga : OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun atas Pelanggaran Saham DSSA, BREN, dan CUAN

Kegiatan ini dihadiri Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan, memilih produk jasa keuangan, serta mengenali risiko penipuan dan aktivitas keuangan ilegal.

Muchlasin mengatakan, kemampuan memahami produk dan layanan keuangan menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Pengetahuan tersebut diperlukan agar masyarakat dapat mempertimbangkan manfaat, risiko, hak, dan kewajiban sebelum menggunakan layanan keuangan.

“Literasi keuangan tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan dasar setiap warga negara. Masyarakat perlu memahami manfaat, risiko, hak, dan kewajiban dalam menggunakan produk serta layanan jasa keuangan agar mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab,” ujar Muchlasin.

Baca Juga : OJK Terbitkan Aturan Baru Rencana Bisnis Bank, Perkuat Pengelolaan Risiko

Menurutnya, peningkatan literasi perlu disertai penguatan pelindungan konsumen. OJK terus mendorong transparansi informasi produk, pengawasan terhadap perilaku pelaku usaha jasa keuangan, penyelesaian pengaduan, serta pemberantasan aktivitas keuangan ilegal.

Sementara itu, Andi Yuliani Paris menilai literasi keuangan berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Pemahaman keuangan yang baik dapat membantu masyarakat mengelola pendapatan, mengembangkan usaha, serta memanfaatkan akses pembiayaan secara produktif.

“Peningkatan literasi keuangan memberikan manfaat bagi individu dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan produktivitas UMKM, perluasan akses pembiayaan, penguatan budaya menabung dan berinvestasi, serta terbentuknya masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” kata Andi Yuliani Paris.

Baca Juga : OJK dan Kemenkes Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Dorong Biaya Layanan Lebih Murah

Dalam sesi edukasi, masyarakat juga dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan cara mengenali tawaran investasi ilegal. Penawaran melalui media sosial maupun saluran digital lainnya menjadi salah satu hal yang perlu dicermati sebelum masyarakat memutuskan untuk menanamkan dana.

Masyarakat diimbau memastikan legalitas pihak yang menawarkan produk atau layanan keuangan, memahami risiko investasi, serta tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya karena dijanjikan keuntungan besar. Kehati-hatian juga diperlukan saat membagikan data pribadi atau melakukan transaksi dengan pihak yang belum terverifikasi.

Melalui kegiatan ini, OJK Sulsel Sulbar berharap masyarakat Bone semakin mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan terhindar dari berbagai modus penipuan. Kolaborasi dengan DPR RI dan pemangku kepentingan lainnya juga diharapkan memperluas jangkauan edukasi keuangan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan.

Baca Juga : Perbankan Sulsel Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp215,79 Triliun

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

Tag : OJK
KomentarAnda