Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Baca Juga : Kapolda Sulsel Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Kodam Hasanuddin
HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin meminta dan mendorong gerakan kebersihan lingkungan menjadi agenda rutin di seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda, Polres hingga Polsek.
Dimana hal itu ditandai dengan kegiatan Jumat Bersih bersama pejabat utama (PJU) Polda Sulsel dan masyarakat di Halaman Daun Coffee, Jalan Monginsidi Baru, Makassar, Jumat (16/10/2026).
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Gerakan ini tidak hanya menyasar kebersihan di sekitar lokasi kegiatan. Pada pagi yang sama, personel Polda Sulsel juga melaksanakan kurve di kawasan kanal Kota Makassar, Kecamatan Rappocini.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Baca Juga : Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris Jaringan Daulah Islamiyah di Sulawesi
Keterlibatan personel kepolisian dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian kolektif terhadap kebersihan ruang publik.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Kapolda Sulsel menegaskan, kegiatan bersih-bersih lingkungan direncanakan berlangsung secara rutin dan serentak di seluruh jajaran Polda Sulsel. Melalui pola tersebut, gerakan kebersihan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan berkembang menjadi kebiasaan yang melibatkan institusi kepolisian dan masyarakat.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Menurut Awal Chairuddin, kebersihan lingkungan, termasuk kanal perkotaan, membutuhkan perhatian bersama. Penumpukan sampah berpotensi mengganggu kualitas lingkungan dan memicu persoalan kesehatan.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Karena itu, penanganannya memerlukan kepedulian masyarakat serta keterlibatan aktif berbagai pihak. Kapolda juga meminta masyarakat berperan dalam mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan pembersihan. Informasi warga mengenai lokasi yang kotor atau dipenuhi sampah diharapkan dapat menjadi dasar pelaksanaan kerja bakti berikutnya.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
“Masyarakat juga turut membantu. Harapannya, masyarakat dapat menunjukkan lokasi mana saja yang perlu dilakukan kerja bakti, sehingga kita akan hadir untuk melaksanakan pembersihan. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara serentak, baik di tingkat Polda, Polres maupun Polsek,” ungkap jenderal bintang dua tersebut.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Pernyataan tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam gerakan kebersihan, bukan sekadar penerima manfaat. Partisipasi warga diperlukan untuk membantu menemukan persoalan di lapangan sekaligus membangun tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Namun, tantangan menjaga kebersihan tidak selesai hanya dengan kegiatan kerja bakti. Konsistensi pelaksanaan, tindak lanjut terhadap titik-titik penumpukan sampah, serta perubahan kebiasaan masyarakat menjadi faktor penting agar lingkungan yang telah dibersihkan tidak kembali dipenuhi sampah.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Kawasan kanal perkotaan menjadi salah satu ruang yang membutuhkan perhatian berkelanjutan. Selain kegiatan pembersihan, kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu diperkuat agar upaya menjaga kebersihan memberikan dampak yang lebih tahan lama.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Melalui gerakan Jumat Bersih, Polda Sulsel berharap tumbuh budaya gotong royong yang melibatkan aparat dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Rencana pelaksanaan secara serentak di seluruh jajaran kepolisian diharapkan memperluas jangkauan gerakan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kenyamanan lingkungan.
Baca Juga : Polda dan Kejati Sulsel Ekspose Dugaan Korupsi Kredit Bank Sulselrabar Rp32 M
Baca Juga : Mantan Ajudan JK Jabat Kapolda Sulsel Irjen Awal Chaeruddin
Pada akhirnya, keberhasilan gerakan ini tidak hanya ditentukan oleh banyaknya personel yang turun membersihkan lingkungan, tetapi juga oleh keberlanjutan kegiatan dan kesediaan masyarakat menjaga kebersihan setelah kerja bakti selesai.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
