Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 19 Oktober 2026 Wilayah Toddopuli dan Hertasning
HARIAN.NEWS, MAKASSAR – PLN Sulselrabar memutuskan pemadaman bergilir untuk wilayah Kota Makassar, Gowa dan sekitarnya di Sulawesi Selatan (Sulsel). Berdasarkan catatan Harian.News, pemadaman listrik sebelumnya terjadi pada Agustus hingga September 2026.
Dimana pemadaman kembali melanda Makassar dan sekitarnya dalam tiga pekan di Oktober 2026.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Pengamat ekonomi Universitas Bosowa Lukman Setiawan menyebut bahwa berdasarkan akta di lapangan per hari ini Senin 19 Okt 2026. Pemadaman bergilir mulai dari Panakkukang, Daya, Mattoanging, Karebosi, Maros, Sungguminasa Gowa.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Baca Juga : Hari ini Pemadaman Listrik Gowa di Sejumlah Wilayah Sungguminasa
Jadwalnya 10.30 WITA sampai 24.00 WITA, tiap penyulang padam 3-3,5 jam. Dikatakan PLN sebut alasannya pengaturan beban karena pemeliharaan infrastruktur & kondisi sistem Sulbagsel masih dalam masa transisi pemulihan.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
“Di Luwu Timur bahkan sudah hampir 7 pekan sejak 31 Agustus, yang awalnya dijanjikan 4 hari,”ujar Lukman Setiawan kepada Harian.News.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Menurut Lukman, bahwa dalam analisisnya ada tiga persoalan utama. Pertama, bukan sekadar pemeliharaan biasa tapi krisis sistem Sulbagsel.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Kalau pemeliharaan rutin, padamnya 1 hari selesai. Ini hampir tiap hari dari awal Oktober: 1 Okt, 2 Okt, 6 Okt, 12 Okt, 15 Okt, 16 Okt, 17 Okt, 19 Okt hari ini masih ada jadwal.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Artinya, kata dia, bahwa daya mampu P
Pasok sistem Sulbagsel belum kembali optimal. Ada pembangkit yang belum pulih atau transmisi terganggu. PLN sendiri mengakui jadwal itu “estimasi awal, bisa berubah mengikuti kondisi sistem”.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
“Kedua, dampak ekonomi tidak main. Makassar itu jantung ekonomi Sulsel, 60% PDRB Sulsel ada di sini,”ucapnya.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
“UMKM seperti Warung es, laundry, percetakan, coffee shop di Hertasning, Toddopuli, Antang, BTP itu rugi. 3 jam mati lampu = kulkas cair, pelanggan kabur.
Kampus & Perkantoran: UNIFA, UNIBOS, kantor di Pettarani, Panakkukang terganggu. Produktivitas turun. Investor: Kalau ini terus sampai Desember (musim libur & belanja), kepercayaan investor bisa turun. Siapa mau buka pabrik kalau listriknya bergilir?,”sambungnya.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Lukman memperkirakan bahwa kerugian ekonomi Makassar akibat padam bergilir ini bisa Rp5-10 Miliar per hari kalau dihitung dari UMKM + industri kecil.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Selain itu, pemadaman itu warga tidak marah karena mati lampu, tapi marah karena tidak jelas kapan selesainya. Seperti di Lutim, dari janji 4 hari jadi 7 pekan tanpa penjelasan terukur. Di Makassar, tiap hari jadwal baru keluar, tapi penyebab utamanya tidak dibuka transparan.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Karenanya, akademisi Unibos itu meminta PLN Sulselrabar untuk membuka data informasi soal pembangkit mana yang trouble, berapa MW defisitnya, kapan target pulih 100%.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Jangan hanya sebut “pemeliharaan”. Masyarakat Makassar sudah dewasa, butuh kejujuran. Dan perbanyak genset mobile di titik kritis (RS, pasar sentral).
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
Untuk Pemprov & Pemkot Makassar disarankan agar menbentuk Posko Pengaduan Listrik Bergilir. Data kerugian UMKM harus didata. Kalau perlu, beri diskon retribusi untuk UMKM terdampak.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
“Ini saatnya investasi kecil di UPS & genset hybrid. Untuk jangka panjang, dorong Pemkot pasang solar panel di gedung pemerintah. Pemadaman ini adalah alarm keras,”katanya.
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar 16 Oktober 2026 Wilayah PLN UPL Daya dan Sekitarnya
Baca Juga : Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya Senin 12 Oktober 2026
“Ekonomi Sulsel tumbuh 6,88% di Q1 2026, Makassar 7,04% di Q2, tapi pertumbuhan itu rapuh kalau ditopang listrik yang tidak andal. Nikel kita butuh listrik, UMKM kita butuh listrik, masa depan digital Makassar butuh listrik. Tidak boleh ekonomi sudah lari kencang, tapi listriknya masih tersendat-sendat,”pungkas Lukman Setiawan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
