Logo Harian.news

Mundur dari Golkar, Demokrat Disebut Justru Mempersatukan Duo Appi-Aliyah

Editor : Redaksi II Rabu, 07 Oktober 2026 14:21
Pengamat politik Universitas Bosowa Makassar, Arief Wicaksono. Dok IST
Pengamat politik Universitas Bosowa Makassar, Arief Wicaksono. Dok IST

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Mundurnya Munafri Arifuddin disapa Appi dari Golkar menambah spekulasi politik dalam menghadapi Pilkada 2029 di Sulawesi Selatan terkhusus di Makassar.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Menurut pengamat politik Arief Wicaksono, yang sebenarnya terjadi adalah Demokrat yang membidik Appi, bukan sebaliknya. Seperti yang sudah pernah ia sampaikan sebelumnya, bahwa Appi adalah figur dengan banyak modal.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Baca Juga : Arief Wicaksono : Syarat 2 Fraksi Usung Capres 2029 Apakah Mempersempit atau Justru Melonggarkan?

Baik itu modal sumber daya, modal sosial, modal elektoral. Dan jangan lupa, Appi saat ini adalah Walikota Makassar yang sedang menguasai mesin birokrasi yang besar.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Sedangkan, kata dia, Demokrat adalah salah satu partai yang menolak wacana parliamentary threshold (PT) dinaikkan dari 4% ke 5%, meskipun pencapaian suara nasionalnya di Pemilu 2024 sekitar 7%.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Itu artinya Demokrat sudah berhitung, dengan kondisi politik saat ini bakal tidak menguntungkan kedepannya, karena menjadi bagian dari koalisi presidensil. Satu-satunya jalan adalah, dengan membajak tokoh-tokoh yang seperti Appi.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Baca Juga : Satu Tahun Kepemimpinan Appi–Aliyah: Fondasi Tata Kelola Tegas, Transparan, dan Akuntabel

“Berikutnya, didalam Demokrat, terutama Demokrat Sulsel, juga ada faksionalisasi yang cukup kentara,”ujar Arief Wicaksono kepada Harian.News, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Masih kata dia, bahwa gerakan apapun yang dilakukan Appi, tidak mungkin tidak, pasti akan mendapatkan resistensi dari faksi-faksi yang ada. Apalagi dari faksi yang merasa paling berjasa menyelesaikan masalah partai di masa lalu.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Terkait konstalasi politik yang berubah, bahwa banyak orang yang akan bilang bakal berpisah pada Pilkada 2029 mendatang.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

“Demokrat itu justru akan mempersatukan kembali duo Appi-Aliyah yang dirumorkan retak seiring manuver IAS mengetuai Golkar Sulsel,”ucap akademisi Universitas Bosowa Makassar itu.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Apalagi lanjut Arief Wicaksono, bahwa IAS dan Aliyah juga bekas Demokrat. Hanya barter katanya. IAS ke Golkar, Appi ke Demokrat. Tapi, sebenarnya itu lip service belaka. Dalam politik, otak-atik yang seperti itu seolah-oleh menyederhanakan kompleksitas kepentingan, bukan hanya intra partai, tapi juga ekstra partai.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

“Justru ketika IAS dan Aliyah meninggalkan Demokrat dan Appi masuk Golkar, semakin mempertegas konflik laten yang selama ini terjadi diantara mereka,”katanya.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

Jelang Musda Demokrat Sulsel, Appi salah satu kandidat menguat dimana Walikota Makassar itu disebut punya ambisi besar bukan hanya Makassar tapi Pilgub Sulsel?.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

“Tidak juga begitu, karena yang sebenarnya memelihara ambisi untuk Pilgub Sulsel justru IAS. Itulah mengapa salah satu alasan IAS ngotot mengambil Golkar Sulsel,”jelas Arief Wicaksono.

Baca Juga : Mundur dari Ketua Golkar Makassar, Appi Bidik Ketua Demokrat Sulsel

Baca Juga : Pesan Appi-Aliyah di Momen Idul Adha

 

“Appi sendiri sudah berkali-kali mengaku untuk fokus membenahi kota. Jadi agak sulit membayangkan kalau Appi ditengah persoalan kepartaian yang dialami saat ini, tiba-tiba sempat memikirkan untuk jadi gubernur,”pungkasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda