PCNU Makassar Peringati Harlah NU ke-102 & Isra Mikraj 1446 H

PCNU Makassar Peringati Harlah NU ke-102 & Isra Mikraj 1446 H

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Makassar menggelar resepsi akbar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-102 serta Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446 H.

Acara yang berlangsung di Aula Syekh Yusuf Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Makassar.

Sejumlah tokoh hadir dalam perhelatan ini, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Amir Ma’ruf, Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel Prof. KH. Hamzah Harun Al Rasyid, Rais Syuriyah PCNU Kota Makassar KH. Abd. Mutthalib Abdullah, serta Ketua Tanfidziyah PCNU Makassar H. Usman Sofian.

Hadir pula Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Makassar Dr. H. Fathur Rahim, Kabag Kesra H. Moh. Syarief, serta Kepala BBPVP Makassar H. Laode H. Polondu.

Selain itu, perwakilan DPRD Kota Makassar, unsur kepolisian, militer, pimpinan pesantren, serta tokoh lintas agama turut memeriahkan acara ini.

Dalam sambutannya, Dr. H. Fathur Rahim menyampaikan apresiasi terhadap peran NU dalam pembangunan Kota Makassar.

Ia menegaskan bahwa NU memiliki kontribusi besar dalam bidang sosial dan keagamaan, serta menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah.

Dengan kepemimpinan baru di Kota Makassar, yakni Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, ia optimis sinergi antara pemerintah dan NU akan semakin kuat.

KH. Amir Ma’ruf yang hadir mewakili PBNU menyoroti keberlanjutan program kaderisasi NU melalui Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU).

Ia mengungkapkan bahwa PKPNU yang kini telah berjalan selama 13 tahun berawal dari Makassar menjelang Muktamar NU ke-32.

Program ini bertujuan memperkuat peran NU dalam membangun kader-kader unggul demi keberlanjutan organisasi.

Acara ditutup dengan tausiyah oleh Prof. KH. Hamzah Harun Al Rasyid yang mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Harlah NU dan Isra Mikraj sebagai pijakan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kaderisasi NU.

Ia menegaskan bahwa jika NU ingin terus maju, maka diperlukan paradigma baru dalam pengembangan organisasi.

Resepsi akbar ini menjadi bukti nyata komitmen NU dalam menjaga eksistensi dan kontribusinya terhadap pembangunan bangsa, khususnya di Kota Makassar.***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman