KH. Amir Ma’ruf yang hadir mewakili PBNU menyoroti keberlanjutan program kaderisasi NU melalui Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU).
Ia mengungkapkan bahwa PKPNU yang kini telah berjalan selama 13 tahun berawal dari Makassar menjelang Muktamar NU ke-32.
Program ini bertujuan memperkuat peran NU dalam membangun kader-kader unggul demi keberlanjutan organisasi.
Baca Juga : Dosen UIN Alauddin Ilham Hamid Bicara Soal Oleh-Oleh Isra Mikraj
Acara ditutup dengan tausiyah oleh Prof. KH. Hamzah Harun Al Rasyid yang mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Harlah NU dan Isra Mikraj sebagai pijakan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kaderisasi NU.
Ia menegaskan bahwa jika NU ingin terus maju, maka diperlukan paradigma baru dalam pengembangan organisasi.
Resepsi akbar ini menjadi bukti nyata komitmen NU dalam menjaga eksistensi dan kontribusinya terhadap pembangunan bangsa, khususnya di Kota Makassar.***
Baca Juga : Peristiwa Isra Mikraj: Dari Tahun Kesedihan Menuju Kemenangan Dakwah Islam
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
