KH. Amir Ma’ruf yang hadir mewakili PBNU menyoroti keberlanjutan program kaderisasi NU melalui Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU).
Ia mengungkapkan bahwa PKPNU yang kini telah berjalan selama 13 tahun berawal dari Makassar menjelang Muktamar NU ke-32.
Baca Juga : Iduladha 2026 Seragam, Jatuh Rabu 27 Mei
Program ini bertujuan memperkuat peran NU dalam membangun kader-kader unggul demi keberlanjutan organisasi.
Acara ditutup dengan tausiyah oleh Prof. KH. Hamzah Harun Al Rasyid yang mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Harlah NU dan Isra Mikraj sebagai pijakan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kaderisasi NU.
Ia menegaskan bahwa jika NU ingin terus maju, maka diperlukan paradigma baru dalam pengembangan organisasi.
Baca Juga : Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret, 120 Titik Rukyat Pantau Hilal Syawal 1447 H
Resepsi akbar ini menjadi bukti nyata komitmen NU dalam menjaga eksistensi dan kontribusinya terhadap pembangunan bangsa, khususnya di Kota Makassar.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
