HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pemerintah berencana membangun Koperasi Desa Merah Putih (Kop Des Merah Putih) di 70 ribu hingga 80 ribu desa di seluruh Indonesia.
Program ini digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Bencana Karhutla, DePA-RI Minta Presiden Prabowo Evaluasi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa koperasi ini akan berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi desa, termasuk untuk menyimpan dan menyalurkan hasil pertanian warga.
“Koperasi ini akan menjadi tulang punggung ekonomi desa. Selain sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian, juga akan menjadi pusat distribusi agar petani mendapatkan harga yang lebih baik,” ujar Zulhas usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Pemerintah akan mengoptimalkan pemanfaatan dana desa yang telah dialokasikan setiap tahun untuk mendukung pendanaan proyek ini. Dengan skema pendanaan yang matang, diharapkan koperasi bisa langsung beroperasi sejak awal pendiriannya.
Baca Juga : Pemerintah dan DPR Sepakat 2027 Biaya Haji Rp98,46 Juta
Menurut Zulhas, dana desa yang mencapai Rp1 miliar per tahun dapat digunakan untuk membangun koperasi ini secara bertahap.
“Dalam lima tahun, desa bisa mengalokasikan hingga Rp5 miliar untuk koperasi ini. Selain itu, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) juga akan mendukung pendanaan melalui skema cicilan selama tiga hingga lima tahun,” jelasnya.
Pemerintah berharap Kop Des Merah Putih dapat menjadi solusi bagi petani dalam mengatasi permasalahan distribusi hasil panen serta memberikan akses permodalan yang lebih mudah bagi masyarakat desa. ***
Baca Juga : Chaidir Syam Dampingi Ashabul Kahfi Siap Besarkan PAN Sulsel
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
