Prabowo: MBG dan Koperasi Desa Jadi Pilar Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun di Cilacap
HARIAN.NEWS, CILACAP – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya menggerakkan ekonomi dari akar rumput. Dua senjata utamanya: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan koperasi desa.
Keduanya disebut bakal menjadi pilar utama kebangkitan ekonomi rakyat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026).
Di hadapan para pekerja dan pelaku usaha, Presiden memberi apresiasi khusus. “Saudara-saudara adalah ujung tombak dari usaha besar bangsa Indonesia ini,” ujarnya, dikutip Bisnis.com.
MBG Puluhan Juta Porsi, dan Terus Berlanjut
Prabowo mengklaim program MBG kini sudah menjangkau puluhan juta penerima. “Kita sudah menghasilkan MBG puluhan juta dan akan teruskan sampai selesai,” tegasnya.
Yang menarik, program ini tak sekadar bagi-bagi makanan. Prabowo menyebut MBG mulai menunjukkan dampak nyata di sektor hulu.
Petani dan nelayan yang selama ini sering dirugikan oleh tengkulak, kini mulai bernapas lega.
“Petani yang sebelumnya kesulitan menjual hasil panen, sekarang mulai memiliki kepastian pasar. Ini yang kita ubah,” katanya.
Lewat skema terintegrasi, hasil panen dan tangkapan nelayan langsung diserap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai desa. Praktik permainan harga oleh tengkulak pun mulai tertekan.
Satu Dapur Serap 50 Pekerja, Target 30.000 Dapur
Pemerintah tidak berhenti di situ. Ekosistem MBG terus dibangun hingga tingkat desa melalui SPPG.
Setiap dapur SPPG tidak hanya memasak. Ia juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Prabowo membeberkan hitungannya:
– Setiap dapur menyerap sekitar 50 tenaga kerja.
– Target pemerintah: 30.000 dapur.
– Maka total potensi tenaga kerja terserap: 1,5 juta orang.
Angka yang luar biasa untuk program yang awalnya hanya dilihat sebagai bantuan sosial.
Koperasi Merah Putih: 81.000 Unit, 1 Juta Tenaga Kerja
Selain MBG, Prabowo juga menggandeng koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa. Program Koperasi Merah Putih ditargetkan membangun sekitar 81.000 koperasi di seluruh Indonesia.
“Setiap koperasi bisa mempekerjakan 18 orang. Artinya, lebih dari satu juta tenaga kerja bisa terserap dari sektor ini,” jelas Prabowo.
Dengan kata lain, dari MBG dan koperasi saja, Prabowo membidik lebih dari 2,5 juta lapangan kerja baru berbasis rakyat.
Jujur Akui Masih Ada Kekurangan
Meski optimistis, Presiden tidak menampik bahwa implementasi MBG masih jauh dari sempurna. Banyak catatan di lapangan, mulai dari distribusi hingga kualitas gizi.
“Tapi pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan,” janjinya.
Tujuannya jelas: agar manfaat program ini semakin luas dirasakan masyarakat, bukan hanya sebagai konsumen, tapi juga sebagai produsen dan pelaku usaha.
Hilirisasi dan Ekonomi Kerakyatan Berjalan Paralel
Prabowo memilih Cilacap sebagai lokasi pengumuman ini karena tempat tersebut juga menjadi simbol ambisi besar hilirisasi nasional. Namun di sela-sela proyek raksasa itu, ia tak lupa mengangkat napas ekonomi rakyat.
MBG dan koperasi desa adalah fondasi yang membuat pembangunan tidak hanya berputar di kalangan elit industri, tapi juga sampai ke dapur-dapur dan sawah-sawah desa. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG