Logo Harian.news

Prabowo: MBG dan Koperasi Desa Jadi Pilar Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Editor : Andi Awal Tjoheng Rabu, 29 April 2026 23:21
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026). Ia menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan koperasi desa sebagai pilar ekonomi rakyat. (H0_doc:pemkabcilacap)
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026). Ia menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan koperasi desa sebagai pilar ekonomi rakyat. (H0_doc:pemkabcilacap)
APERSI

Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun di Cilacap

HARIAN.NEWS, CILACAP – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya menggerakkan ekonomi dari akar rumput. Dua senjata utamanya: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan koperasi desa.

Baca Juga : BGN Tegaskan MBG Bukan Cuma Gizi, Tapi Penyelamat Petani

Keduanya disebut bakal menjadi pilar utama kebangkitan ekonomi rakyat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026).

Di hadapan para pekerja dan pelaku usaha, Presiden memberi apresiasi khusus. “Saudara-saudara adalah ujung tombak dari usaha besar bangsa Indonesia ini,” ujarnya, dikutip Bisnis.com.

Baca Juga : BGN Klarifikasi Isu 19 Ribu Sapi per Hari

MBG Puluhan Juta Porsi, dan Terus Berlanjut

Prabowo mengklaim program MBG kini sudah menjangkau puluhan juta penerima. “Kita sudah menghasilkan MBG puluhan juta dan akan teruskan sampai selesai,” tegasnya.

Yang menarik, program ini tak sekadar bagi-bagi makanan. Prabowo menyebut MBG mulai menunjukkan dampak nyata di sektor hulu.

Baca Juga : Reshuffle Kelima Prabowo: 6 Jabatan Strategis Berganti

Petani dan nelayan yang selama ini sering dirugikan oleh tengkulak, kini mulai bernapas lega.

“Petani yang sebelumnya kesulitan menjual hasil panen, sekarang mulai memiliki kepastian pasar. Ini yang kita ubah,” katanya.

Lewat skema terintegrasi, hasil panen dan tangkapan nelayan langsung diserap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai desa. Praktik permainan harga oleh tengkulak pun mulai tertekan.

Baca Juga : Prabowo: Vietnam dan Thailand Hebat Silat, Dulu Kita yang Latih

Satu Dapur Serap 50 Pekerja, Target 30.000 Dapur

Pemerintah tidak berhenti di situ. Ekosistem MBG terus dibangun hingga tingkat desa melalui SPPG.

Setiap dapur SPPG tidak hanya memasak. Ia juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Prabowo membeberkan hitungannya:

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda