Rachmat Gobel Tutup Usia, Ini Kiprah Besarnya untuk Indonesia

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Indonesia kehilangan salah satu tokoh penting yang memberi warna di dunia usaha sekaligus politik nasional. Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari dalam usia 63 tahun di Jakarta.
Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi keluarga melalui akun media sosial resmi dan juga di WhatsApp Group nasional.
Menurut informasi keluarga, Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, sekitar pukul 03.20 WIB. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Supomo No. 55A, Jakarta Selatan, sebelum diterbangkan ke Gorontalo untuk dimakamkan, kota yang memiliki ikatan kuat dengan perjalanan hidupnya.
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, kolega, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin dengan pengalaman panjang di sektor industri, pemerintahan, hingga parlemen.
Tumbuh dari Keluarga Perintis Industri Elektronik
Lahir pada 3 September 1962, Rachmat Gobel merupakan putra Thayeb Mohammad Gobel, tokoh yang dikenal sebagai pelopor industri elektronik Indonesia melalui kemitraan Gobel Group dengan Panasonic Jepang.
Sejak muda, Rachmat dipersiapkan untuk meneruskan estafet kepemimpinan perusahaan keluarga. Setelah menamatkan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi di Chuo University, Tokyo, Jepang, sebuah langkah yang memperkuat pemahamannya terhadap budaya bisnis Jepang yang kemudian menjadi fondasi pengembangan Gobel Group.
Ketika sang ayah wafat pada 1984, Rachmat mengambil alih kepemimpinan perusahaan dalam usia yang relatif muda. Tantangan terbesar datang saat Indonesia diterpa krisis moneter 1998.
Di tengah gejolak ekonomi yang mengguncang banyak perusahaan nasional, Gobel Group tetap bertahan. Salah satu keputusan strategis Rachmat adalah memperpanjang kerja sama dengan Matsushita Electric Industrial Co. Ltd., yang menjadi faktor penting menjaga keberlangsungan perusahaan di tengah badai krisis.
Keberhasilan itu membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu pemimpin bisnis nasional.
Dari Dunia Bisnis ke Kabinet Presiden
Pengalaman panjang di sektor industri kemudian membawanya ke pemerintahan.
Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuk Rachmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan dari kalangan profesional.
Meski hanya menjabat sekitar sepuluh bulan, ia sempat menggulirkan sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian publik, di antaranya penataan perdagangan ritel, pembatasan penjualan minuman beralkohol di minimarket, hingga pengawasan terhadap perdagangan pakaian bekas impor.
Setelah tidak lagi menjadi menteri, Rachmat tetap dipercaya pemerintah sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Jepang pada periode 2017–2019 dengan fokus memperkuat hubungan investasi dan kerja sama ekonomi kedua negara.
Memilih Jalur Politik Bersama Partai NasDem
Karier politik Rachmat Gobel dimulai ketika bergabung dengan Partai NasDem pada 2016.
Berkat pengalaman dan kapasitasnya, ia langsung dipercaya masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Partai.
Pada Pemilu 2019, Rachmat maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo dan berhasil meraih kursi di Senayan.
Di DPR RI periode 2019–2024, ia dipercaya menjabat Wakil Ketua DPR RI, posisi strategis yang memperkuat perannya dalam pembahasan berbagai kebijakan nasional.
Dikenang sebagai Penghubung Dunia Usaha dan Politik
Bagi banyak kalangan, Rachmat Gobel merupakan figur yang mampu menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan publik.
Pengalamannya memimpin perusahaan besar membuatnya sering menyuarakan pentingnya penguatan industri nasional, peningkatan daya saing produk dalam negeri, investasi, serta pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia, khususnya Gorontalo.
Di dunia politik, ia dikenal sebagai sosok yang mengedepankan dialog dan kolaborasi lintas sektor.
Kepergiannya menjadi kehilangan bagi dunia usaha, parlemen, dan masyarakat yang selama ini mengikuti kiprah panjangnya. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG