Keberhasilan itu membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu pemimpin bisnis nasional.
Dari Dunia Bisnis ke Kabinet Presiden
Baca Juga : Sari Yuliati Dorong Pemanfaatan Data Akurat untuk Hunian Layak
Pengalaman panjang di sektor industri kemudian membawanya ke pemerintahan.
Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuk Rachmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan dari kalangan profesional.
Meski hanya menjabat sekitar sepuluh bulan, ia sempat menggulirkan sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian publik, di antaranya penataan perdagangan ritel, pembatasan penjualan minuman beralkohol di minimarket, hingga pengawasan terhadap perdagangan pakaian bekas impor.
Baca Juga : Pemerintah Diminta Perhatikan Keseimbangan Lingkungan dan Sosial dalam Pembangunan Rumah Murah
Setelah tidak lagi menjadi menteri, Rachmat tetap dipercaya pemerintah sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Jepang pada periode 2017–2019 dengan fokus memperkuat hubungan investasi dan kerja sama ekonomi kedua negara.
Memilih Jalur Politik Bersama Partai NasDem
Karier politik Rachmat Gobel dimulai ketika bergabung dengan Partai NasDem pada 2016.
Baca Juga : Cak Imin kembali Ngantor di Senayan
Berkat pengalaman dan kapasitasnya, ia langsung dipercaya masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Partai.
Pada Pemilu 2019, Rachmat maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo dan berhasil meraih kursi di Senayan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
