Logo Harian.news

Saat Wali Kota Makassar Dengarkan Aksi Warga Tamalanrea Menolak Proyek PSEL

Editor : Redaksi II Rabu, 21 Oktober 2026 10:05
Wali Kota Munafri menemui massa aksi Gerakan Rakyat (GERAM) yang mewakili warga Tamalanrea di Kantor Wali Kota Makassar. Harian.News/HO-Humas Pemkot Makassar 
Wali Kota Munafri menemui massa aksi Gerakan Rakyat (GERAM) yang mewakili warga Tamalanrea di Kantor Wali Kota Makassar. Harian.News/HO-Humas Pemkot Makassar 

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Baca Juga : Rismawati Kadir Sebut Bakal Appi Menuju Aklamasi Ketua Demokrat Sulsel

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak akan memaksakan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) tanpa mempertimbangkan aspirasi warga, kepastian hukum, dan kelayakan teknis lokasi.

 

Pemkot Makassar kini menunggu hasil uji tuntas (due diligence) dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) sebelum menentukan kelanjutan proyek tersebut.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Munafri menyampaikan sikap itu saat menerima audiensi Gerakan Rakyat (GERAM) yang mewakili warga Tamalanrea di Kantor Wali Kota Makassar, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Baca Juga : Appi Resmi Mendaftar Bakal Calon Ketua Demokrat Sulsel

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keberatan terhadap rencana pembangunan PSEL di wilayah mereka.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Apa gunanya ada Pemerintah kota, kalau tidak mendengarkan suara masyarakat. Sehingga kita pastikan aspirasi warga Tamalanrea dan sekitarnya menjadi pertimbangan,” tegas Munafri.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Appi sapaan Munafri Arifuddin menjelaskan, Pemkot Makassar belum dapat melanjutkan proyek PSEL karena masih harus menyelesaikan sejumlah persoalan, terutama terkait dasar hukum dan mekanisme kerja sama.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Pemerintah kota juga harus menyesuaikan mekanisme penyelenggaraan PSEL dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 ke Perpres Nomor 109 Tahun 2025. Karena itu, Munafri menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan seluruh tahapan memiliki landasan hukum yang jelas.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Tidak bisa kita jalankan dan belum kita berpindah kalau tidak ada pijakannya. Artinya, kita harus memastikan seluruh proses ini memiliki dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Sebagai bagian dari proses tersebut, Pemkot Makassar menggelar pertemuan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT Sarana Utama Synergy (SUS) di Jakarta pada 12 Oktober 2026.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Pertemuan itu membahas pengakhiran perjanjian kerja sama sebelumnya serta usulan mekanisme penyelenggaraan PSEL berdasarkan Perpres Nomor 109 Tahun 2025.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Munafri mengatakan, Pemkot Makassar telah mengajukan surat pengakhiran perjanjian lama. Namun, pemerintah kota belum dapat menentukan pihak yang akan melanjutkan proyek karena mekanisme baru melibatkan Danantara.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Pemerintah Kota mau mengakhiri perjanjian lama, tetapi, siapa yang akan melaksanakan selanjutnya bukan kewenangan kami untuk memutuskan, karena ada Danantara yang akan terlibat sebagai pemegang saham penentu,” jelasnya.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Pemkot Evaluasi Kelayakan Lokasi PSEL Selain persoalan regulasi, Pemkot Makassar juga mengevaluasi kelayakan lokasi yang direncanakan untuk pembangunan PSEL.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Ia menyebut sejumlah aspek yang harus diperiksa, antara lain luas lahan, area pengolahan residu berupa fly ash dan bottom ash (FABA), zona penyangga (buffer zone), akses jalan, serta ketersediaan air.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Menurutnya, pengelola proyek harus memenuhi seluruh persyaratan tersebut agar fasilitas dapat beroperasi sesuai ketentuan. Oleh karena itu, Pemkot Makassar menunggu Danantara memeriksa lokasi dan menilai kelayakannya.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Kita menunggu Danantara untuk menilai, layak atau tidak layak. Ada persyaratan teknis yang harus dipenuhi, mulai dari luas lahan, akses, hingga ketersediaan air,” ungkap Appi.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Jika hasil evaluasi menunjukkan bahwa lokasi tersebut tidak memenuhi persyaratan, Pemkot Makassar akan mempertimbangkan lokasi alternatif. Langkah itu bertujuan mencegah persoalan hukum, teknis, dan sosial ketika proyek berjalan.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Andi Hudli Huduri, menjelaskan bahwa pertemuan dengan pemerintah pusat pada 12 Oktober 2026 mengarahkan Danantara untuk melakukan due diligence atau uji tuntas terhadap rencana penyelenggaraan PSEL.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Pertemuan di Jakarta itu melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, unsur pertanahan, dan Danantara Indonesia. Setelah menyelesaikan penilaian, Danantara akan menyampaikan hasilnya kepada Pemkot Makassar sebagai bahan pertimbangan.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Inti dari pertemuan tersebut, semuanya diserahkan kepada Danantara untuk melakukan due diligence yang nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Makassar,” jelas Hudli.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Hudli menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat mengabaikan aspirasi warga karena pembangunan PSEL berkaitan langsung dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Dengan adanya gejolak di masyarakat, ini menjadi pertimbangan utama sehingga menjadi salah satu hal yang mungkin membuat proyek tidak bisa disetujui di tempat itu,” ujarnya.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Meski demikian, Hudli menyebutkan bahwa pembahasan sebelumnya juga mencatat adanya warga yang menerima rencana pembangunan PSEL.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai aspirasi masyarakat bersama hasil pemeriksaan hukum dan teknis.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Di sisi lain, Hudli memastikan Pemkot Makassar tetap mendorong pengembangan PSEL sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan. Namun, pemerintah kota ingin memastikan pihak pelaksana mematuhi regulasi dan memenuhi seluruh persyaratan sebelum menjalankan proyek.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Pak Wali Kota ingin proyek ini berjalan secara cepat, tetapi tentu dengan tidak melanggar regulasi atau peraturan-peraturan yang ada,” tegasnya.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

Hudli menambahkan, persoalan dalam kerja sama sebelumnya turut menjadi dasar pengajuan pengakhiran perjanjian. Sementara itu, Danantara masih harus menyelesaikan penilaian terhadap rencana proyek sebelum pemerintah mengambil keputusan lanjutan.

Baca Juga : Rahmat Sjamsu Klaim 10 DPC Dukung Appi di Musda Demokrat Sulsel

Baca Juga : Hadiri Forum PBB Jenewa Swiss: Munafri Paparkan Program Kreatif Makassar ke Panggung Dunia

 

“Dengan pertemuan ini, kelanjutan PSEL di Makassar masih menunggu hasil evaluasi pusat,” tukas Hudli.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda