Logo Harian.news

Tamsil Linrung Sarapan Pagi di Pendopo Anies Baswedan

Editor : Redaksi II Selasa, 13 Oktober 2026 13:24
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung bertemu dengan Anies Baswedan dalam agenda sarapan pagi di pendopo kediaman Anies, Senin (12/10/2026).Foto Istimewa
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung bertemu dengan Anies Baswedan dalam agenda sarapan pagi di pendopo kediaman Anies, Senin (12/10/2026).Foto Istimewa

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

HARIAN.NEWS, JAKARTA — Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung bertemu dengan Anies Baswedan dalam agenda sarapan pagi di pendopo kediaman Anies, Senin (12/10/2026). Berdasarkan keterangan yang diterima, pertemuan tersebut berlangsung hampir tiga jam dalam suasana yang hangat dan santai.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

Bagi Tamsil, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi biasa. Ia dan Anies telah saling mengenal selama sekitar empat dekade, jauh sebelum keduanya terlibat dalam berbagai dinamika politik nasional.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

Baca Juga : Konsisten Suarakan Asta Cita, Tamsil Linrung Raih Penghargaan Nasional

“Kalau bertemu sahabat lama, biasanya banyak cerita yang muncul. Tidak terasa sudah empat dekade lebih kami bersahabat. Ada pengalaman masa lalu, ada juga hal-hal yang sedang kita hadapi sekarang. Obrolannya mengalir saja, tidak terasa sudah lama,” ujar Tamsil.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

Ia menjelaskan, hubungan pertemanan yang telah berlangsung puluhan tahun membuat perjumpaan tetap terasa akrab meskipun masing-masing memiliki tanggung jawab dan kesibukan berbeda.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

“Kami sudah berteman lama sekali. Masing-masing punya kesibukan dan tanggung jawab, tetapi kalau bertemu, diskusi bisa berlarut-larut. Kita bicara yang umum-umum saja tentang kebangsaan,” katanya.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

Baca Juga : DPD RI Soroti Ketimpangan MBG, Tamsil Dukung Penutupan 136 SPPG Tak Penuhi Standar

Selain berbincang, keduanya menikmati hidangan yang disajikan tuan rumah. Tamsil mengapresiasi sajian sarapan yang menemani pertemuan mereka.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

“Masakannya enak. Sarapan seperti ini memang paling menyenangkan kalau bisa sambil berbincang dengan sahabat. Tidak perlu acara yang macam-macam, sambil sarapan begini lebih cerah begitu,” tutur Tamsil.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

Tamsil dan Anies diketahui sebelumnya juga pernah berada dalam satu barisan politik. Pada Pilpres 2024, Tamsil menjadi bagian dari Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

Ditanya mengenai kemungkinan adanya manuver politik di tengah spekulasi yang berkembang, Tamsil menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak berkaitan dengan agenda politik semacam itu. Ia menekankan bahwa masih banyak persoalan kebangsaan yang perlu mendapat perhatian bersama, terutama upaya membangun demokrasi yang produktif.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

“Ya, tidak ada. Saya kira banyak hal yang lebih penting untuk kita dorong ke depan. Terutama bagaimana menciptakan demokrasi yang produktif,” ujar Tamsil.

Baca Juga : Nyaris 5 Juta Ton, Cadangan Beras RI Jadi Sinyal Positif Ketahanan Pangan

Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?

 

Meski berlangsung di tengah perkembangan politik yang dinamis, Tamsil menggambarkan pertemuan itu murni sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi dan bertukar pandangan mengenai kebangsaan. Tidak ada pengumuman mengenai agenda atau kesepakatan politik baru dalam pertemuan tersebut.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda