TMMD ke-125 Enrekang, Jalan Penghubung Desa Tingkatkan Ekonomi

TMMD ke-125 Enrekang, Jalan Penghubung Desa Tingkatkan Ekonomi

HARIAN.NEWS, ENREKANG – Pengerjaan fisik jalan penghubung antara Desa Pekalobean dan Desa Saludewata dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang dilaksanakan oleh Kodim 1419/Enrekang telah mencapai titik krusial, yakni batas kedua desa.

Kehadiran jalan baru ini diharapkan membawa angin segar bagi kemajuan ekonomi dan sosial warga setempat.

Sejak dimulainya proyek ini, sinergi antara TNI dan masyarakat lokal tampak begitu kuat. Kegiatan pengerasan jalan yang sempat terhambat pada musim hujan kini berlanjut dengan pesat.

Tak hanya mengerjakan infrastruktur, namun proyek ini juga mempererat hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan warga setempat yang semakin solid.

Proyek TMMD yang kini telah memasuki tahap pengerjaan akhir tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang melihat potensi besar dalam peningkatan mobilitas antar desa.

Peningkatan Infrastruktur, Peningkatan Ekonomi

Pembangunan jalan ini menjadi sangat krusial bagi dua desa yang terletak di wilayah pedalaman ini. Sebelumnya, akses jalan yang sempit dan sulit dilalui saat musim hujan menghambat aktivitas ekonomi warga.

Kini, dengan pengerjaan jalan yang sudah mencapai batas kedua desa, diharapkan membuka peluang baru bagi perdagangan, distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik.

Letda Inf Amrullah, Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK), yang turut mengawasi langsung pengerjaan proyek tersebut mengungkapkan rasa bangganya.

Menurutnya, semangat gotong royong antara TNI dan warga setempat menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

“Keberhasilan pembangunan jalan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak. Masyarakat telah menunjukkan antusiasme yang luar biasa, ikut serta dalam setiap tahap pengerjaan. Kami berharap hasil pengerasan jalan ini benar-benar bisa memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dalam memperlancar aktivitas ekonomi maupun sosial mereka,” ungkap Letda Inf Amrullah.

Gotong Royong Membawa Perubahan

Masyarakat Desa Pekalobean dan Desa Saludewata yang turut berpartisipasi dalam pembangunan jalan mengungkapkan kegembiraannya.

Dulu, perjalanan antar desa bisa memakan waktu lama dan menyulitkan, terutama saat musim hujan. Namun, dengan adanya pengerjaan jalan yang dilaksanakan secara bertahap, kondisi tersebut mulai membaik.

“Sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan jalan ini. Dulu kalau musim hujan, jalanan penuh lumpur dan sulit dilalui. Sekarang, jalan ini sudah mulai tampak lebih baik dan kami berharap bisa lebih lancar lagi,” ujar salah satu warga yang ikut dalam pengerjaan.

TMMD: Lebih dari Sekadar Pembangunan Fisik

Program TMMD ke-125 ini bukan hanya bertujuan untuk pembangunan fisik, namun juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini,

TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya bangsa.

Pengerjaan jalan penghubung Desa Pekalobean dan Desa Saludewata ini menjadi contoh nyata dari peran TNI dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di pelosok desa.

Kegiatan ini juga berkontribusi dalam pemerataan pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah terpencil.

Dengan adanya akses jalan yang lebih baik, masyarakat dua desa ini dapat mengakses berbagai kebutuhan dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, pembangunan jalan juga membuka peluang lebih besar untuk sektor ekonomi yang selama ini terhambat oleh infrastruktur yang buruk.

Kehadiran jalan penghubung ini menjadi harapan baru bagi kedua desa. Tidak hanya untuk mempercepat mobilitas, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga. Seiring dengan rampungnya proyek TMMD ke-125, diharapkan masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari pembangunan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai, TMMD ke-125 menunjukkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat adalah kunci utama dalam membangun desa. Program ini semakin mengukuhkan komitmen TNI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar warga dan TNI.

Pengerjaan jalan penghubung Desa Pekalobean dan Desa Saludewata ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya memerlukan kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan kebersamaan dan gotong royong yang telah lama menjadi ciri khas bangsa Indonesia. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman