HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Adira Finance memperkuat jangkauan layanan pembiayaan setelah menyelesaikan penggabungan dengan PT Mandala Multifinance Tbk atau Mandala Finance.
Integrasi kedua perusahaan kini berlanjut pada penyatuan proses bisnis, jaringan, organisasi, dan kapabilitas untuk memperluas pelayanan kepada nasabah.
Baca Juga : Adira Finance Sulawesi Bagian Selatan Tumbuh 10 Persen, Jaringan Meluas Jadi 88 Titik
Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, mengatakan penggabungan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas operasional sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia termasuk Sulawesi Selatan.
Menurutnya, integrasi tidak hanya menyangkut aspek legal, tetapi juga penyelarasan operasional agar nasabah dapat memperoleh layanan yang lebih luas dan terintegrasi.
“Merger ini diharapkan memberikan manfaat bagi Adira Finance maupun Mandala Finance, terutama dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah,” ujarnya di Kantor Adira Dinamika Multi Finance Jalan Pelita Raya Makassar, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga : Umrah Untuk Sahabat Adira: Pelanggan Berpeluang Berangkat ke Tanah Suci, Begini Caranya!
Setelah penggabungan, lanjut Made, Adira Finance memiliki jaringan sebanyak 847 titik layanan. Jangkauan perusahaan disebut telah mencakup sekitar 70 persen wilayah Indonesia.
Dewa mengatakan perluasan jaringan tersebut menjadi modal untuk meningkatkan inklusi keuangan, khususnya di daerah di luar Pulau Jawa yang masih memiliki peluang pengembangan layanan pembiayaan.
Dari sisi bisnis, Adira Finance mengelola aset sekitar Rp65 triliun, sementara aset yang tercatat dalam neraca perusahaan mencapai Rp38,6 triliun. Perusahaan juga memiliki sekitar 2,6 juta nasabah aktif.
Baca Juga : Momentum Ramadan, Adira Finance Tawarkan Solusi Pembiayaan Lebih Terencana
Dengan skala bisnis tersebut, Adira Finance berupaya mengoptimalkan jaringan dan kapabilitas yang dimiliki untuk memperluas akses pembiayaan.
Layanan perusahaan tidak hanya berfokus pada pembiayaan otomotif, tetapi juga mencakup pembiayaan dana tunai, asuransi, dan segmen mikro.
Dewa menjelaskan, proses integrasi juga mencakup penyatuan sistem dan penyesuaian cara kerja karyawan. Sekitar 8.000 karyawan disebut bergabung dalam proses integrasi tersebut.
Baca Juga : Ingin Naik Haji Lebih Cepat? Skema Syariah Adira Finance Bisa Jadi Alternatif
Menurutnya, perusahaan memberikan kesempatan kepada karyawan Mandala Finance untuk memilih bergabung atau tidak setelah merger.
Karyawan yang memilih bergabung kemudian menjalani proses adaptasi terhadap sistem dan budaya kerja Adira Finance.
“Setiap perusahaan memiliki cara kerja masing-masing. Karena itu, kami memberikan waktu untuk proses adaptasi, terutama dalam penyatuan sistem dan penyesuaian cara kerja,” jelasnya.
Ia mengakui penyelarasan sumber daya manusia menjadi salah satu tantangan dalam integrasi.
Adira Finance terus mendorong penyesuaian proses kerja agar operasional kedua perusahaan dapat berjalan dalam satu sistem yang lebih terintegrasi.
Dari sisi layanan, Adira Finance juga memperluas bauran produk pembiayaan dan terus menyosialisasikan layanan kepada masyarakat.
“Nasabah dapat memanfaatkan kanal digital, termasuk aplikasi Adiraku, untuk mengakses berbagai layanan perusahaan,” jelas Made.
Selanjutnya, Direktur Strategi Aliansi Bisnis Adira Finance, Takanori Mizuno, mengatakan kolaborasi dalam ekosistem grup diharapkan dapat menghadirkan solusi finansial yang lebih lengkap bagi konsumen.
Menurutnya, integrasi perlu dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menyesuaikan kebutuhan pasar lokal.
“Kami fokus pada layanan dan peningkatan kemampuan untuk menciptakan nilai jangka panjang. Integrasi ini kami harapkan berjalan secara berkelanjutan sehingga Adira Finance dapat menjangkau lebih banyak konsumen,” ujarnya.
Melalui integrasi jaringan, sistem, dan sumber daya manusia, Adira Finance menargetkan penguatan bisnis pembiayaan sekaligus perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di berbagai daerah.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
