HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pihak Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan hukuman pada beberapa pemain dan official Java United FC, buntut keributan yang terjadi saat menghadapi Persija saat laga pekan ketiga Super League 2026/2027 beberapa waktu lalu.
Dua pemain yang turut mendapat sanksi dalam insiden tersebut yakni Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, yang dinilai terbukti melanggar indikasi kekerasan hingga intimidasi.
Baca Juga : Final Piala Presiden 2026, Persib Hadapi Persebaya Surabaya
Dua bersaudara Yakob Sayuri dan Yance Sayuri disebut menjadi bagian dari insiden yang terjadi saat pertandingan melawan Persija di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 19 September 2026. Mereka disebut telah melakukan intimidasi terhadap Pengawas Pertandingan.
Mereka diduga melakukan intimidasi saat Pengawas Pertandingan merekam insiden kerusuhan yang terjadi di area official.
Yakob dan Yance meminta dengan tegas agar Pengawas Pertandingan segera menghapus rekaman video yang menjadi bukti insiden yang terjadi.
Baca Juga : Persija Janjikan Shin Tae-yong Rp 543 Miliar untuk Belanja Pemain
Adapun sanksi yang dijatuhkan pada dua pemain tersebut adalah larangan bermain selama 4 pertandingan dan juga denda senilai Rp 50 juta.
“Melanggar kode disiplin PSSI tahun 2025 karena setelah pertandingan berakhir terdapat tindakan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan,” tulis keputusan Komdis.
“Dijatuhi hukuman larangan bermain 4 pertandingan, denda Rp 50 juta,” lanjutnya.
Baca Juga : Shin Tae-yong Resmi Pelatih Persija Jakarta, Kontrak 3 Tahun
Berbeda dengan Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, pelatih Fabio Lefundes yang juga turut mendapat hukuman, diganjar sanksi denda lebih ringan sebesar Rp 30 juta.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
