Yamaha 135LC 2026 Meluncur di Malaysia, Tiga Warna Baru Makin Sporty!

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pasar otomotif roda dua di Malaysia kembali bergemuruh. Yamaha resmi memperkenalkan generasi terbaru dari motor bebek sport legendarisnya, Yamaha 135LC 2026, dengan sentuhan penyegaran pada sektor tampilan yang semakin membakar adrenalin
Meski segmen skuter matik (skutik) sedang mendominasi jalanan Asia Tenggara, Yamaha membuktikan bahwa motor bebek sport bergigi masih memiliki tempat istimewa. Pembaruan ini menjadi angin segar bagi para penggemar motor bertransmisi manual yang haus akan sensasi kontrol berkendara lebih atletis.
Tiga Warna Baru yang Memikat Mata
Penyegaran utama pada Yamaha 135LC 2026 terletak pada pilihan warna barunya. Pabrikan asal Jepang itu menyajikan tiga opsi warna yang semakin memperkuat karakter sporty dan agresif motor ini:
Matador Red – Menghadirkan aura kemarahan dan dinamika tinggi. Warna merah menyala ini menjadi pilihan tepat bagi pengendara muda yang ingin tampil garang dan percaya diri di jalan raya.
Tank White – Mengusung gaya bersih, elegan, sekaligus modern. Warna putih ini memberikan kesan premium dan kontras yang tajam dengan aksen grafis gelap pada bodi motor.
Samba Green – Memberikan sentuhan eksentrik dan segar. Warna hijau cerah ini menjadi pilihan unik yang dijamin akan mencuri perhatian di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan.
Ketiga warna tersebut dirancang untuk tetap mempertahankan identitas “cabe-cabean” yang telah melekat erat pada lini 135LC selama bertahun-tahun.
Mesin 135cc: Terbukti Tangguh dan Tetap Dipertahankan
Yamaha memilih untuk tidak mengutak-atik dapur pacu andalannya. New Yamaha 135LC 2026 masih mengandalkan mesin SOHC 4-langkah berpendingin cairan berkapasitas 135cc yang sudah terbukti bandel dan efisien.
Mengusung teknologi sistem injeksi bahan bakar elektronik (EFI) dan telah memenuhi standar emisi Euro 4, motor ini tidak hanya bertenaga tetapi juga lebih ramah lingkungan.
Soal performa, mesin ini sanggup menyemburkan tenaga maksimum 12,4 hp pada 8.000 rpm serta torsi puncak 12,2 Nm pada 6.000 rpm. Angka ini cukup untuk memberikan akselerasi responsif, baik untuk keperluan mobilitas harian di perkotaan maupun touring jarak pendek.
Transmisi Manual 4-Percepatan, Bukan Matik!
Salah satu daya tarik utama yang membedakan 135LC dari kompetitor modernnya adalah penggunaan transmisi manual 4 percepatan dengan sistem penggerak rantai. Kombinasi ini memberikan pengendalian penuh kepada pengemudi, terutama saat menyalip kendaraan atau melewati medan menanjak.
Bobot motor yang tergolong ringan memudahkan kelincahan bermanuver di jalanan macet, menjadikannya kuda besi ideal bagi pekerja perkantoran dan pelajar.
Rem Cakram Dobel, Siap Hentikan Laju Kencang
Dari sektor keselamatan, Yamaha tidak main-main. 135LC 2026 sudah dibekali rem cakram hidrolik baik di roda depan maupun belakang. Kehadiran rem cakram ganda ini menjadi nilai jual tinggi, mengingat masih banyak motor bebek di kelasnya yang mengandalkan rem tromol pada roda belakang.
Fitur ini memberikan kepercayaan diri ekstra bagi pengendara untuk melakukan pengereman mendadak dalam berbagai kondisi cuaca dan medan.
Harga Terjangkau untuk Motor Legendaris
Meski tampil dengan wajah baru, harga Yamaha 135LC 2026 tetap ramah di kantong. Di pasar Negeri Jiran, motor ini dipasarkan dengan banderol mulai RM 8.298 (Ringgit Malaysia).
Jika dikonversikan ke dalam Rupiah, angka tersebut setara dengan sekitar Rp 36 jutaan. Dengan spesifikasi mesin bandel, desain sporty terkini, dan fitur keselamatan mumpuni, harga ini tergolong kompetitif untuk segmen motor bebek premium.
Kehadiran Yamaha 135LC 2026 di Malaysia sekaligus menjadi pengingat bagi pasar otomotif Tanah Air akan kejayaan motor sport bebek seperti Yamaha Jupiter MX yang pernah berjaya di Indonesia pada masanya. Meski saat ini model serupa tidak lagi dipasarkan secara resmi di dalam negeri, semangat dan basis penggemar motor bebek sport tetap terjaga erat di kalangan kolektor dan pecinta otomotif klasik modern. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG