Logo Harian.news

10 Ribu Muslimah Hadiri Pembukaan Salam Indonesia di Makassar

Editor : Redaksi II Senin, 03 Agustus 2026 22:14
Suasana pembukaan Salam Indonesia di Kota Makassar. (Dok. HN)
Suasana pembukaan Salam Indonesia di Kota Makassar. (Dok. HN)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sekitar 10 ribu muslimah dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri kegiatan Salam Indonesia yang menjadi rangkaian Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC), Ahad (2/8/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Mengusung tema “Merajut Harmoni Menguatkan Negeri untuk Indonesia Berkah”, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Baca Juga : SIGAP PESISIR Wakili Makassar di IGA 2026, Respons Bencana Kini Hanya 15 Menit

Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi penyelenggaraan Salam Indonesia sebagai bagian dari rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan organisasi tersebut telah memberikan kontribusi di bidang dakwah, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bagian yang tidak terpisahkan menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah dan kami berharap dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Baca Juga : PDAM Makassar Tambah Pasokan Air dan Perluas Jaringan untuk Wilayah Utara

Munafri menegaskan pembangunan Kota Makassar membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Ia juga menyoroti pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang kuat.

Menurutnya, keluarga yang sehat akan berdampak pada terciptanya kondisi ekonomi, kesehatan, dan kehidupan sosial yang lebih baik.

Baca Juga : 49 Delegasi Mancanegara Akan Kunjungi Makassar, Losari hingga CPI Dibersihkan

“Kalau keluarga sehat, insyaallah semua akan sehat. Kalau keluarga sehat, ekonominya akan sehat. Kalau ekonomi sehat, jasmani akan sehat, dan kalau jasmani sehat, hati juga akan sehat,” katanya.

Selain itu, Munafri menjelaskan bahwa kesehatan ekonomi keluarga tidak hanya diukur dari besarnya aset yang dimiliki, tetapi dari kemampuan memenuhi kebutuhan hidup secara berkelanjutan.

“Sehat ekonomi tidak ditandai dengan berapa besarnya aset, tetapi ditandai dengan cukupnya pendapatan untuk memenuhi pengeluaran setiap bulannya,” jelasnya.

Baca Juga : Appi Buka Turnamen Padel IKAPTK Sulsel, Jadi Ajang Silaturahmi dan Hidup Sehat

Sebagai bentuk penguatan ketahanan keluarga, Pemerintah Kota Makassar tahun ini memberikan perlindungan jaminan sosial kepada sekitar 81 ribu warga yang meliputi pekerja rentan, pekerja keagamaan, dan penyandang disabilitas.

Pemerintah kota juga terus memperluas akses permodalan serta bantuan peralatan usaha bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Muslimah Wahdah turut menginisiasi Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan lebih dari 1.000 paket pangan murah kepada masyarakat.

Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Salam Indonesia merupakan salah satu rangkaian kegiatan menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah yang mengangkat isu penguatan keluarga, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda