Logo Harian.news

BPOM Tinjau SPPG Palembang Pastikan Program Presiden Prabowo Berjalan Aman, Taruna Ikrar: Bukan Pangan Kalau Tidak Aman

Editor : Redaksi Jumat, 31 Juli 2026 09:26
Kepala BPOM RI tinjau SPPG di Palembang, Jumat (31/7). (Dok. BPOM)
Kepala BPOM RI tinjau SPPG di Palembang, Jumat (31/7). (Dok. BPOM)

HARIAN.NEWS, PALEMBANG – Aroma makanan yang baru dimasak memenuhi ruangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Palembang Ilir Barat Satu Bukit Baru 1, Jumat (31/7).

Di dapur itulah ribuan porsi makanan bergizi disiapkan setiap hari untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Bagi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, satu hal yang tidak boleh ditawar dari setiap sajian tersebut adalah keamanan pangannya.

“Bukan pangan kalau tidak aman,” kalimat itu diucapkan Taruna Ikrar saat meninjau langsung SPPG yang berlokasi di Jalan Demang Lebar Daun No. 2950, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Menurutnya, makanan bergizi hanya akan memberikan manfaat apabila memenuhi standar keamanan pangan.

Kedatangan Taruna Ikrar beserta rombongan disambut hangat Asisten I Pemerintah Kota Palembang Drs. Kgs. H. Sulaiman Amin, Ketua KPPG Sumatera Selatan dr. Nurya Hartika Sari, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Palembang Putri Damayanti, serta Kepala SPPG Kota Palembang Ilir Barat Satu Bukit Baru 1 Abdul Arif. Suasana penuh keakraban tersebut mencerminkan kuatnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.

Dalam kunjungan tersebut, Taruna Ikrar didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPOM dr. Elfi Taruna Ikrar, Sekretaris Utama BPOM Irjen Pol. Dr. Jayadi, S.I.K., M.H., Staf Khusus Kepala BPOM dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med., Kepala Biro Umum Asih Lisa, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Irwansyah, Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Lynda K. Wardhani, Direktur Pengawasan Pangan Olahan Sondang, serta jajaran BPOM lainnya yang melakukan pemantauan menyeluruh terhadap seluruh proses operasional SPPG.

Taruna kemudian meninjau setiap tahapan penyediaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, sanitasi dapur, penyimpanan, hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat.

Baginya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari terpenuhinya kebutuhan gizi, tetapi juga dari jaminan bahwa setiap makanan yang disajikan benar-benar aman untuk dikonsumsi.

“Bukan pangan kalau tidak aman. Pangan harus memenuhi tiga syarat sekaligus, yaitu aman, bermutu, dan bergizi. BPOM hadir memastikan setiap makanan yang dikonsumsi masyarakat, khususnya anak-anak penerima Program Makan Bergizi Gratis, memenuhi ketiga standar tersebut,” tegas Taruna Ikrar.

Ia menjelaskan, BPOM menerapkan pengawasan berbasis risiko secara komprehensif, mulai dari pemilihan bahan baku, higiene dan sanitasi, proses produksi, pengemasan, penyimpanan hingga distribusi.

Sistem tersebut dirancang untuk mencegah potensi kontaminasi biologis, kimia, maupun fisik yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Tidak hanya melakukan inspeksi, Taruna Ikrar juga berdialog langsung dengan para pengelola SPPG. Ia memberikan penguatan mengenai pentingnya penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), pengendalian suhu penyimpanan pangan, sanitasi lingkungan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat dalam penyediaan makanan. Menurutnya, edukasi dan pendampingan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pengawasan BPOM.

Taruna menegaskan bahwa BPOM siap menjadi mitra strategis Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh SPPG di Indonesia menerapkan standar keamanan pangan yang sama.

Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga melindungi masyarakat dari risiko penyakit akibat pangan yang tidak aman.

Peninjauan di SPPG Kota Palembang Ilir Barat Satu Bukit Baru 1 menjadi bagian dari pengawasan lapangan BPOM di berbagai daerah untuk memastikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar nasional.

Langkah tersebut merupakan wujud nyata dukungan BPOM terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, produktif, dan berdaya saing melalui penyediaan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

Menutup kunjungannya, Taruna Ikrar kembali mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi nasional hanya dapat dibangun melalui kualitas dan keamanan pangan yang terjaga.

“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kualitas. Karena itu BPOM akan terus hadir mengawal keamanan pangan dari hulu hingga hilir. Sebab, bukan pangan kalau tidak aman,” pungkas Taruna Ikrar.

(HSN)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda