Logo Harian.news

Eks Ketua KPK Abraham Samad: Saatnya Reformasi Total Lembaga Pemasyarakatan 

Editor : Redaksi II Sabtu, 03 Oktober 2026 18:56
Mantan Ketua KPK periode 2011–2016, Abraham Samad. Dok IST
Mantan Ketua KPK periode 2011–2016, Abraham Samad. Dok IST

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Mantan Ketua KPK periode 2011–2016, Abraham Samad membahas pentingnya pembenahan sistem pengelolaan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).

Baca Juga : Menimipas Agus Terima Pengunduran Diri Mashudi sebagai Dirjen Pemasyarakatan

Dimana hal itu menjadi perhatian serius dalam sistem pemasyarakatan menyusul kasus yang viral di Lapas Cibinong di Jawa Barat yang dianggap begitu hancurnya moral dalam pemasyarakatan tersebut.

 

“Saat reformasi total pembenahan lembaga pemasyarakatan. Harus ganti seluruhnya sipir-sipir kalau mau,”ujar Abraham Samad seperti dikutip di NusantaraTVofficial.

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

Abraham menilai reformasi lapas harus dimulai dari perbaikan tata kelola serta membangun organisasi yang memiliki integritas, termasuk memastikan sumber daya manusia yang bekerja di dalamnya menjalankan tugas secara profesional.

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

Baca Juga : Kasus Lapas Cibinong, Kakanwil Ditjenpas Periksa Langsung Kamar Napi Rutan Makassar

Ia juga menceritakan pengalaman saat KPK pernah didorong untuk membantu membenahi sistem pemasyarakatan. Salah satu gagasan yang muncul adalah pengelolaan rutan secara mandiri oleh KPK agar pengawasan dapat dilakukan lebih ketat.

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

Menurut Abraham, meski seluruh lapas tidak dapat dialihkan ke KPK karena keterbatasan aturan, terdapat kesepakatan untuk mengelola beberapa rutan secara berbeda.

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

Rutan KPK seperti Rutan Guntur dan rutan di Gedung KPK kemudian dikelola dengan sistem pengawasan internal yang lebih ketat, termasuk pemantauan melalui CCTV yang terhubung hingga ke pimpinan KPK.

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

Abraham menegaskan bahwa pembenahan pemasyarakatan membutuhkan “reformasi total”, salah satunya dengan memperbaiki sistem dan melakukan evaluasi terhadap petugas lapas.

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

Ia juga menyoroti adanya dugaan ketimpangan perlakuan di dalam lapas, di mana narapidana yang memiliki akses finansial terkadang mendapat perlakuan berbeda dibandingkan mereka yang tidak memiliki kemampuan ekonomi.

Baca Juga : “Kamar Mewah” Napi Lapas Cibinong Dibongkar Alat Berat

Baca Juga : Rutan Pangkep Berikan Penghormatan pada Sejumlah ASN Gugur di Jayawijaya

 

Dia menekankan pentingnya sistem pemasyarakatan yang transparan, berintegritas, dan memberikan perlakuan yang lebih adil bagi seluruh warga binaan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda