HARIAN.NEWS, NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan pernyataan tegas. Kali ini menyasar pembenahan internal di tubuh aparat penegak hukum dan institusi keamanan negara.
Pidato itu disampaikan saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga : Bencana Karhutla, DePA-RI Minta Presiden Prabowo Evaluasi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup
Menurut Prabowo, aparat yang bersih adalah kunci utama untuk membangun keadilan sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada negara.
“Karena itu mari kita bersama-sama memperbaiki, tetapi seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” tegas Prabowo.
Aparat Jangan Jadi Backing Kejahatan
Baca Juga : Pemerintah dan DPR Sepakat 2027 Biaya Haji Rp98,46 Juta
Dalam pidatonya, Prabowo secara khusus mengingatkan aparat negara agar tidak terlibat dalam praktik ilegal atau memberikan perlindungan kepada pelaku pelanggaran hukum. Ia menyoroti tiga ancaman serius:
– Perjudian
– Narkoba
– Penyelundupan
Prabowo mengulangi pernyataannya dengan penuh penekanan:
Baca Juga : Yayasan Kepedulian Generasi Baru Anak Bangsa Sambut Proklamasi RI ke-81, Pawai Apresiasi MBG
“Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan.”
Lebih lanjut, ia menegaskan:
“Aparat backing penyelewengan. Aparat backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi.”
Baca Juga : Lipstik Effect: Ketika Rakyat Disuruh Tenang Soal Dolar, Dapur Rumah Pilih Bertahan Cara Sendiri
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
