Model ini dilatih dengan teks buatan manusia agar lebih akurat dan sesuai konteks. Evaluator manusia juga menilai respons AI berdasarkan ketepatan, manfaat, dan keamanan.
Masukan ini kemudian digunakan untuk mengarahkan pembelajaran AI, memastikan hasil yang lebih relevan dan berkualitas.
Baca Juga : Ketika yang Diulang Dianggap Benar dalam Kekuasaan, Algoritma, dan Perang Persepsi
🎉🚀 Qwen is back with something new! We’ve just rolled out Qwen Chat v0.2 after two weeks of hard work, and it’s packed with awesome new features! 🌟 Now you can explore web search , create stunning videos, and generate amazing images – all in one… pic.twitter.com/zQ4O4eH9c0
— Qwen (@Alibaba_Qwen) January 24, 2025
Baca Juga : Penguatan Riset AI Perkuat Talenta Digital Indonesia Timur
Qwen Chat: Aplikasi AI yang Semakin Cerdas
Kehadiran Qwen 2.5-Max tidak hanya berdampak pada peningkatan kemampuan AI, tetapi juga pada aplikasi turunannya, Qwen Chat.
Baca Juga : Wapres Gibran Rakabuming Bahas AI Sambil Elus Kucing
Aplikasi ini diklaim akan semakin cerdas dan mampu memberikan informasi yang lebih rinci kepada pengguna. Selain itu, Qwen Chat juga dilengkapi dengan kemampuan untuk menganalisis gambar, membuat gambar, dan berbagai fitur AI lainnya.
Dalam sebuah cuitan di platform X (sebelumnya Twitter), Alibaba menyatakan bahwa Qwen Chat dirancang untuk memberikan pengalaman serupa dengan ChatGPT atau DeepSeek, namun dengan keunggulan pada model AI yang lebih mutakhir. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
