” Selain bersiap melakukan klarifikasi di depan parlemen Gowa lewat pengacara kami, saya memilih untuk fokus bekerja membangun Gowa, Program Presiden Prabowo untuk bekerja total untuk rakyat wajib dilaksanakan semua pihak termasuk DPRD yang telah membuat gaduh masyarakat Gowa,” ujarnya.
“Sebuah panggung tidak elok kini dipertontonkan oleh DPRD, kebelet menelisik persoalan pribadi saya sementara persoalan rakyat Gowa harus dilaksanakan bersama,” ungkap Husniah Talenrang.
Baca Juga : Kondisi Dinas Damkar Gowa : Beban Tugas Bombastis, Kondisinya Ironis
Sedangkan Amirullah, pengacara yang telah ditunjuk Husniah Talenrang menegaskan, sejak awal ambisi beberapa elit di DPRD Gowa menyerang Bupati Gowa sudah terlihat.
” Tiga poin yang menjadi pembahasan mereka dilakukan dengan hanya menghadirkan saksi yang seirama dengan keinginannya, akibatnya panggung hak angket hanya menjadi area menghakimi, sementara undangan klarifikasi dari pihak bupati tidak pernah dihadirkan, kami pastikan akan melakukan upaya hukum akan langkah DPRD Gowa yang tidak sesuai dengan Undang- Undang.,” ucapnya.
” Design penzaliman sementara dimainkan atas nama konstitusi sementara hukum yang mengatur fungsi dan kewenangan DPRD dilakukan tanpa dasar hukum yang tepat, ini yang sedang terjadi di DPRD Gowa,” ungkap Amirullah.
Baca Juga : Bupati Gowa Jadi Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakil Jalankan Pemerintahan hingga Ada Penetapan Plt
Usai konferensi pers Bupati Gowa, di sela bincang lepas Bupati Gowa menegaskan dirinya akan fokus bekerja melayani seluruh lapisan masyarakat Gowa.
” Drama yang sedang dimainkan DPRD Gowa tidak akan bisa menghentikan tekad saya sebagai bupati bekerja untuk rakyat,’ tutup Husniah Talenrang. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
