Logo Harian.news

Efisiensi Anggaran: Makassar Batasi Pertemuan di Hotel, Dorong Event Besar

Editor : Redaksi Rabu, 05 Maret 2025 21:55
Efisiensi Anggaran: Makassar Batasi Pertemuan di Hotel, Dorong Event Besar
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berencana membatasi penggunaan hotel untuk pertemuan resmi sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa efisiensi harus dilakukan dalam berbagai aspek, termasuk penyelenggaraan acara pemerintahan.

Baca Juga : Pemerintah Sesuaikan Jadwal Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Seminggu

“Tidak ditiadakan (Hotel), tetapi kita sama-sama melakukan efisiensi (anggaran),” ujar Munafri.

Meski mengurangi pertemuan di hotel, Pemkot Makassar justru ingin mendatangkan lebih banyak kegiatan dan event berskala besar ke kota ini. Munafri menyoroti pentingnya mengembangkan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) serta acara hiburan yang dapat menggerakkan ekonomi daerah.

“Pemerintah harus mengadakan kegiatan yang bisa mendatangkan orang ke Makassar, seperti event musik dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga : Prabowo Tegaskan Lanjutkan Makan Bergizi Gratis: Dana dari Efisiensi!

Ia mencontohkan konser Sheila On 7 yang pernah digelar di Makassar, yang berdampak signifikan pada okupansi hotel serta perputaran ekonomi sektor pariwisata dan kuliner.

Selain itu, Munafri menekankan perlunya kemudahan sistem perizinan untuk menarik lebih banyak penyelenggara acara ke Makassar.

“Pemerintah harus jeli dalam membuat sistem perizinan yang lebih sederhana. Bagaimana orang mau datang ke sini kalau izinnya saja susah?” katanya.

Baca Juga : Safari Ramadan Ditutup di Barrang Lompo, Munafri Siapkan “Pete-pete Pulau” Gratis dan Target Listrik 24 Jam

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung sektor ini. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan ekonomi berbasis event.

“Ini yang kita coba, melibatkan keterwakilan masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah. Jadi, tidak semua harus datang dari pemerintah. Masyarakat juga bisa berperan, dan pemerintah akan mendukung dari sisi regulasi,” jelasnya.

Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Munafri menyatakan bahwa Pemkot Makassar akan berdiskusi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) guna mencari solusi terbaik bagi industri perhotelan di tengah penyesuaian ini.

Baca Juga : Apresiasi Garda Terdepan Kota, Munafri Serahkan Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan

“Belum ada komunikasi dengan PHRI. Saya baru masuk, nanti pasti akan bicara,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Adnan, menegaskan bahwa efisiensi dilakukan untuk memastikan anggaran dialokasikan pada sektor prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sanitasi, pengendalian inflasi, serta cadangan pangan.

Beberapa pos anggaran yang dianggap kurang mendesak, seperti perjalanan dinas, pertemuan di hotel, kegiatan seremonial, Focus Group Discussion (FGD), dan bimbingan teknis (Bimtek), akan dirasionalisasi agar lebih efektif.

“Program prioritas apa saja yang dibutuhkan Pak Wali, maka kita siapkan anggarannya. Kita harus melihat kembali program-program yang benar-benar dibutuhkan dan sesuai dengan prioritas,” kata Irwan.

Dengan strategi ini, Pemkot Makassar berharap dapat mengoptimalkan anggaran sekaligus meningkatkan daya tarik kota melalui event-event besar yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Penulis: Nursinta 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda