Logo Harian.news

Gelar Rakerda, ASITA Sulsel Bakal Garap Segmentasi Wisata Baru

Editor : Redaksi II Sabtu, 22 Februari 2025 14:20
Pembukaan Rakerda ASITA Sulsel di Hotel Claro Makassar. (Foto:Gita/HN)
Pembukaan Rakerda ASITA Sulsel di Hotel Claro Makassar. (Foto:Gita/HN)
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Claro, Makassar, pada Sabtu (22/02/2025).

Dalam rapat kerja tersebut, pengurus ASITA Sulsel akan merumuskan program kerja yang berfokus pada isu efesiensi anggaran yang diberlakukan oleh permerintah Indonesia.

Baca Juga : Mendikdasmen Mu’ti Resmikan Klinik Utama PKU Muhammadiyah Sulsel, Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Lansia

Ketua Panitia Pelaksana Rakerda ASITA Sulsel Suhardi menyatakan bahwa pariwisata berprioritas dapat menjadi ulusan program.

Pariwisata prioritas dapat menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi pelaku usaha travel agent dan sektor terkait.

“Seperti tahun sebelumnya, wisatawan yang datang ke Makassar dan Sulsel biasanya melalui agen perjalanan. Ini bisa kita manfaatkan untuk memperluas lahan usaha dan membuka lebih banyak peluang kerja,” ujarnya.

Baca Juga : Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan 28 Maret, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dipastikan Hadir

ASITA Sulsel juga tengah menyusun program kerja internal untuk satu tahun ke depan. Salah satu fokus utama adalah program yang bersinggungan dengan efisiensi anggaran pemerintah.

“Kami akan mencari cara agar meskipun terjadi pemangkasan anggaran, industri perjalanan wisata tetap dapat bertahan dan berkembang,” tambah Suhardi.

Sementara itu, Ketua DPD ASITA Sulsel, Didi Leonardo Manaba, menekankan bahwa Sulawesi Selatan memiliki destinasi alam, budaya, dan atraksi wisata yang kaya.

Baca Juga : MDA Hadiri Undangan Satgas Percepatan Investasi, Bahas Dinamika Lingkar Tambang

Salah satu segmen unggulan yang tengah digarap lebih serius adalah promosi wisata kapal Phinisi. Selain itu, ASITA juga mulai merancang program paket wisata baru, yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Sulsel sebagai destinasi wisata.

“Setiap daerah di Sulsel kini sudah mulai mempromosikan wilayahnya, meskipun bukan destinasi utama. Contohnya, wisatawan yang melewati Takalar, Bantaeng, dan Bulukumba bisa diarahkan untuk menikmati keunikan masing-masing daerah tersebut,” jelas Didi.

ASITA Sulsel juga melihat potensi dari berbagai segmentasi bisnis, termasuk outbound, inbound, dan perjalanan umroh.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Update Penanganan Tim Medis Pemprov di Sumatera dan Aceh: Evakuasi Pasien Berlangsung Intensif

Dengan jumlah 350 agen perjalanan di bawah ASITA Sulsel, pihaknya optimistis dapat meningkatkan penjualan paket wisata secara lebih agresif dan menarik lebih banyak wisatawan ke Sulawesi Selatan.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda