Logo Harian.news

IAS Tunjuk Irwandi Burhan Plt Ketua Golkar Bone, Patarai Amir di Maros

Editor : Redaksi II Sabtu, 26 September 2026 21:17
Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengatakan, penunjukan tersebut dilakukan karena ketua sebelumnya mengundurkan diri.Unduh Panduan Wisata Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (tengah) diapit Irwandi Burhan (kedua kiri) dan Andi Patarai Amir (kedua kanan) usai menyerahkan SK Plt Ketua DPD II di Makassar, Jumat (25/9/2026). Dok HN
Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengatakan, penunjukan tersebut dilakukan karena ketua sebelumnya mengundurkan diri.Unduh Panduan Wisata Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (tengah) diapit Irwandi Burhan (kedua kiri) dan Andi Patarai Amir (kedua kanan) usai menyerahkan SK Plt Ketua DPD II di Makassar, Jumat (25/9/2026). Dok HN
HARIAN.NEWS, MAKASSAR – DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menunjuk Irwandi Burhan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Bone dan Andi Patarai Amir sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Maros.
Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengatakan, penunjukan tersebut dilakukan karena ketua sebelumnya mengundurkan diri.Buka Peta Digital Di Maros, Suhartina Bohari mengundurkan diri dengan alasan ingin beristirahat.
Sementara di Bone, Andi Fahsar M. Padjalangi mengundurkan diri setelah mendapat kepercayaan sebagai Ketua Dewan Pengawas Bulog.
“Pak Fahsar diberi kepercayaan oleh negara sebagai Ketua Badan Pengawas Bulog, suatu kesyukuran dan kebanggaan. Sebuah konsekuensi ketika masuk dalam wilayah tersebut maka harus terlepas dari atribut partai,” kata IAS.
IAS mengatakan, Fahsar sebenarnya telah menyampaikan rencana pengunduran diri sejak beberapa waktu lalu. Namun, DPD I Golkar Sulsel menunggu kepastian penugasannya di Bulog sebelum memproses pergantian kepemimpinan di Golkar Bone.
“Memang sebenarnya dari bulan Juli beliau sudah diberi sinyal bahwa akan ada rekrutmen di Pengawas Bulog. Waktu itu saya bilang kita silent saja, jangan sampai kita sudah ambil sikap, tahu-tahu kenyataannya lain yang diputuskan oleh pemerintah,” ujarnya.
Mantan Walikota Makassar dua periode itu menegaskan, penunjukan Irwandi dan Patarai bukan untuk menduduki jabatan secara permanen. Masa tugas keduanya akan berakhir setelah Musyawarah Daerah (Musda) digelar dan ketua definitif terpilih.
“Tugas utama yang akan dijalankan oleh Plt ini adalah mempersiapkan pelaksanaan Musda,” kata IAS.
DPD I Golkar Sulsel menargetkan Musda di 24 kabupaten/kota mulai berlangsung pada November hingga Desember 2026. IAS menilai waktu sekitar dua bulan cukup untuk menyelesaikan seluruh tahapan.
Selain itu, DPD I Golkar Sulsel juga telah melakukan penjaringan awal terhadap figur yang berpotensi memimpin Golkar di masing-masing daerah melalui survei dan pemetaan tokoh.
“Sekarang memang mekanisme rekrutmen calon ketua itu kita sudah melakukan survei, melihat tokoh yang muncul di daerah siapa yang kemudian menjadi nanti putusan kita untuk kita rekomendasikan,” ujar IAS.
Meski demikian, IAS mengatakan Musda tetap mengedepankan mekanisme demokrasi internal dan mengharapkan dinamika dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat.
“Partai Golkar tetap mengharapkan dinamika dalam musyawarah daerah itu adalah musyawarah mufakat, tidak dengan kontestasi full seperti dinamika-dinamika yang lain,” katanya.
Sementara itu, IAS mengungkapkan, mekanisme Plt tidak hanya diterapkan di Bone dan Maros. DPD I Golkar Sulsel akan membahas kepengurusan DPD II yang masa jabatannya telah berakhir.
“Yang pasti semua di-PLT-kan, semua kepengurusan yang habis akan di-PLT-kan,” kata IAS. Ia mengatakan, DPD I masih akan membahas mekanismenya, termasuk kemungkinan menunjuk figur baru atau menjadikan ketua lama sebagai Plt.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda