HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Proyek Kerja Sama Teknis Makassar – Kawasaki Jepang (MaKaPro) yang telah berlangsung sejak 2022 berhasil menurunkan tingkat kebocoran air (Non-Revenue Water/NRW) di Kota Makassar sebesar 9,53 %.
Hal ini diungkapkan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Beni Iskandar, opada kegiatan MaKaPro 1st Training di Hotel Claro, Selasa (21/1/2025).
Baca Juga : PDAM Makassar Klarifikasi Dugaan Kerugian Rp360 M
“Selama dua tahun kerja sama dengan MaKaPro, tingkat kehilangan air berhasil kami turunkan dari 56,01 % menjadi 46,48 %. Ini pencapaian yang signifikan,” ujar Beni.
Fokus pada Kebocoran Bawah Tanah
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kemampuan dalam menangani kebocoran bawah tanah, sehingga sumber daya air dapat digunakan lebih efektif.
Baca Juga : PDAM Dituding Gagal Kelola Dana, Rp14 M Tak Digunakan
Selama proyek berjalan, PDAM Makassar telah melaksanakan sembilan kegiatan dengan melibatkan 48 perwakilan dari Kawasaki Jepang. Selain itu, empat kali pelatihan juga telah dilakukan di Kawasaki, Jepang, dengan mengirimkan perwakilan direksi dan pegawai PDAM Makassar.
“Kami juga telah menerima hibah berupa enam jenis alat pendeteksi kebocoran bawah tanah dari Kawasaki Jepang, yang sangat membantu dalam upaya ini,” tambah Beni.
Target NRW di Bawah 40 Persen
Baca Juga : Perkuat Kerja Sama, Plt Dirut PDAM Makassar Terima Kunjungan Konsuler Jepang
Beni menegaskan bahwa tingkat NRW ideal di Kota Makassar berada di kisaran 30 Persen atau setidaknya di bawah 40 Persen. Dengan pencapaian yang telah diraih sejauh ini, ia optimis target tersebut dapat tercapai dalam waktu dekat.
“Makassar itu NRW-nya mestinya di angka 30-an persen, dan mudah-mudahan itu bisa segera kita capai,” katanya.
Proyek MaKaPro ini diharapkan terus berkontribusi pada efisiensi penggunaan air bersih di Kota Makassar dan menjadi model kerja sama internasional yang sukses dalam mengatasi tantangan kebocoran air.
Baca Juga : PDAM Makassar Berbagi Hewan Kurban, dari Cleaning Service Hingga Panti Asuhan
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
