Logo Harian.news

Pemain Lama Kembali ke Gelanggang, Rudal: Ingin Selesaikan Masalah ‘Sederhana’ Makassar

Editor : Rasdianah Sabtu, 22 Juni 2024 19:43
Rusdin Abdullah. Foto: dok
Rusdin Abdullah. Foto: dok

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Rusdin Abdullah atau akrab disapa Rudal, bukanlah figur baru di kalangan masyarakat, pengusaha, dan Partai Politik (Parpol).

Rudal dikenal sebagai pengusaha yang memulai karir dari tahun 1977 bergerak dalam jasa konstruksi, pengadaan barang dan jasa, selain itu Ia juga memiliki Villa De’Rudal yang berada di Malino.

Sebagai Politisi Golkar, nama Rudal yang muncul pada kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 27 November 2024 mendatang, bukanlah hal baru.

Baca Juga : Dukungan PKB Menguat, Indira Sebut Azhar Berpeluang Mendampinginya

Rudal merupakan pemain lama yang kembali ke gelanggangnya. Pasalnya, Ia pernah mengikuti pertarungan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2013 lalu bersama 10 calon Wali Kota Makassar.

Figurnya dikenal cukup berani dalam pertarungan politik, dalam kontestasi beberapa waktu lalu pengusaha tersebut bertarung dengan jalur independen, bersama Muhammad Idris Patarai. Namun gagal duduk sebagai Wali Kota Makassar.

Tak hanya itu, figurnya cukup dikenal wara wiri mendukung berbagai berbagai figur hingga menduduki posisi pemimpin, di antaranya memenangkan Nurdin Halid dalam Pemilihan Gubernur Sulsel pada 2018, mendukung Fatmawati Rusdi Masse hingga menjadi Wakil Wali Kota Makassar hingga Istrinya Debbie Purnama duduk di Kursi Anggota DPRD Sulsel.

Baca Juga : Menguat di Pilwalkot Makassar, Indira Dipuji Akademisi sebagai Sosok Kharismatik

Lantas, Apa Alasan Rudal Kembali ke Gelanggang?

Setelah berhasil mendudukkan beberapa tokoh, Rusdin Abdullah beberapa tahun enggan ikut campur dalam dunia politik, Ia fokus menjadi pengusaha.

Meski begitu, politisi ini tidak hilang dalam ingatan masyarakat Makassar, akademi, hingga petinggi politisi.

Baca Juga : Alasan Survei Anjlok, Nasdem Rela Ganti Kandidat di Pilwali Makassar

Sudah cukup lama Ia memutuskan untuk vakum sementara dalam dunia politik. Namun, begitu banyak dorongan dan dukungan datang, hal tersebut menjadi salah satu alasan pria yang akrab disapa Rudal itu mantap maju dalam Pilwalkot Makassar lagi.

“Banyak petinggi dan masyarakat datang ke Saya, dan sampaikan pak Rudal Kami ingin lihat bapak maju, Daya sempat sampaikan kalau masih banyak tokoh yang lain lebih layak, tapi Mereka percaya dengan Saya, dasar itulah saya putuskan maju kembali di Pilwalkot Makassar,” terangnya.

Apa yang Ingin Dituntaskan Rudal di Makassar?

Baca Juga : Usai Muncul dengan Konsep AI, Rudal Umumkan Mundur dari Kontestasi Pilwalkot Makassar

Sebagai calon Wali Kota tentu Rudal memiliki tantangan yang cukup besar. Apalagi, kota Makassar di periode Mohammad Ramdhan Pomanto dicanangkan menjadi kawasan metropolitan bersama beberapa daerah di sekitarnya. Ibu kota provinsi Sulawesi Selatan ini telah memiliki berbagai infrastruktur penunjang seperti kota-kota besar lainnya.

Teranyar, Kota Makassar dinobatkan sebagai salah satu kota paling bahagia di dunia berdasarkan hasil penelitian yang disusun oleh lembaga riset asal Inggris, Institute of Quality o Life’. Menariknya, kota yang terletak di Sulawesi Selatan ini menjadi satu-satunya kota dari Indonesia yang masuk ke daftar Happy City Index tersebut.

Suami Debbie Purnama itu mengatakan, Ia tidak mau muluk-muluk dalam membuat program terkait masyarakat, Ia fokus dalam membersihkan kota yang kini bertagline Kota Makan Enak itu.

“Saya fokus di kebersihan, jangan juga terlalu jauh padahal hal-hal sederhana belum tuntas di masyarakat kita,” tegasnya.

Tak hanya itu, drainase dan keamanan masyarakat juga menjadi fokus utamanya jika berhasil menjadi Wali Kota Makassar.

“Saya belum buat visi misi ya, tapi ini yang saya fokuskan hal hal yang orang lain liat sederhana, kita tidak mau kalau kehujanan kota kita tercinta ini kebanjiran, air yang selalu tergenang ini masalah yang sampai sekarang tidak ada selesainya,” jelasnya.

“Saya memastikan dulu apa masyarakat dan orang yang mau datang ke Makassar aman atau tidak, baru yang lain, saya mau mulai hal yang paling mendasar dari masyarakat dulu,” tambahnya.

Untuk mengetahui kebutuhan masyarakat, Rusdin Abdullah membuat wadah kepada masyarakat, Akademisi hingga milenial dengan sebutan ‘Rudal Mendengar’.

“Saya buat Rudal Mendengar, dan di sana semua orang menyampaikan saran dan kebutuhan apa yang paling mereka butuhkan untuk kota Makassar dan dirinya ke depan,” kata pria kelahiran 1958 itu.

Katanya, Ia tidak mau ngasal membuat visi-misi, tanpa bertanya apa yang dibutuhkan masyarakat yang akan dilayani jika terpilih nantinya.

Terkait meningkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) katanya, politisi Golkar itu, mengatakan tentu Ia juga paham bagaimana caranya meningkat PAD kota Makassar lebih baik dengan latar belakangnya sebagai pengusaha.

“Tentu tidak mudah, tapi saya inikan pengusaha sudah pasti Saya tahu bagaimana caranya biar kota lebih banyak PADnya,” tandasnya.

Profil Singkat Rusdin Abdullah

Nama : Rusdin Abdullah
TTL : Makassar 16 Februari 1958

Pendidikan:

  • SD Negeri Mamajang
  • SMP Kartika Chandra Kirana
  • SMA Khatolik Cendrawasih
  • S1 Ekonomi Universitas Hassanuddin

Pengalaman Organisasi:

  • Ketua DPW HIPMI SULSEL 2000-2003
  • Ketua DPW ARDIN Indonesia SulawesiSelatan 2004 – Saat ini
  • Bendahara Umum DPW Partai GOLKAR Sulsel 2016-2018
  • Ketua Senior HIPMI Golf Club (SHGC)
PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda