HARIAN.NEWS – Rencana penulisan ulang sejarah Indonesia menjadi sorotan banyak pihak di tanah air, termasuk pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Komisi X DPR RI telah melakukan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, terkait rencana penulisan ulang Sejarah Indonesia tersebut.
Baca Juga : April 2026 Sekolah Daring, Program MBG Apakah Tetap Berjalan? Ini Skema Terbaru
Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana. Berharap mendapat penjelasan tentang rencana penulisan ulang sejarah dari Menteri Kebudayaan, karena hal tersebut telah memunculkan pro dan kontra dari berbagai kalangan.
Ia mempertanyakan terkait waktu penulisan ulang tersebut yang dinilai cukup singkat sekitar 7 bulan, padahal menurutnya hal tersebut tidaklah mudah untuk dilakukan.
Anggota Komisi X DPR RI tersebut mengatakan bahwa penulisan ulang sejarah memerlukan waktu yang panjang dan mekanisme tersendiri.
Baca Juga : Sejarah Kerajaan Siang di Pangkep
Tidak hanya itu anggota DPR RI tersebut juga menyebut bahwa penulisan ulang sejarah dapat memakan biaya besar, apalagi hal tersebut dilakukan di tengah dilakukannya efisiensi anggaran.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

