Logo Harian.news

Rayakan 6 Tahun Perjalanan, PINTU Optimistis Industri Kripto Kian Matang

Editor : Redaksi II Rabu, 22 April 2026 23:05
Rayakan 6 Tahun Perjalanan, PINTU Optimistis Industri Kripto Kian Matang
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Platform investasi aset kripto, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) telah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 1 April 2026.

Selama enam tahun beroperasi, PINTU terus memperkuat posisinya melalui inovasi produk, peningkatan layanan, serta komitmen dalam edukasi aset kripto dan teknologi blockchain.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Investasi dan Hilirisasi untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

SVP Strategy & Business PINTU, Andy Putra, menyampaikan, memasuki tahun keenam, industri kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin matang.

Hal ini terlihat dari ekosistem yang kian lengkap, regulasi yang lebih jelas, hingga tingkat adopsi yang terus meningkat.

“Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari jumlah unduhan aplikasi PINTU yang kini telah melampaui 11 juta kali,” ucapnya, Rabu (22/04/2026).

Baca Juga : Wali Kota Makassar Launching Woodland Residence di Antang

”Selain itu, performa produk kami juga menunjukkan peningkatan yang konsisten,” ujar Andy.

Hingga 2026, PINTU telah menghadirkan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset.

Menurut Andy, dari sisi pengguna, jumlah  terdaftar tumbuh sekitar 79,30%, pengguna aktif meningkat 38,37%, dan jumlah pengguna trading naik 25,86% secara tahunan (year on year/YoY).

Baca Juga : One Global Capital Buka Gerbang Investasi Properti Asia-Pasifik bagi Investor Indonesia

“Sejalan dengan itu, volume transaksi juga menunjukkan tren pertumbuhan positif,” bebernya.

Di lini derivatif, Pintu Futures mencatat kinerja yang solid. Pada kuartal I 2026, jumlah pengguna terverifikasi (KYC) meningkat hingga 401,00% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Selain itu, jumlah pengguna existing tumbuh 208,71%, frekuensi order naik 91,61%, serta volume transaksi juga mengalami peningkatan signifikan,” jelasnya.

Baca Juga : IFG, Jaring Harapan Bagi Nelayan Pesisir

Selanjutnya, Andy mengatakan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sepanjang 2025 volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp482,23 triliun dengan jumlah investor sebanyak 20,19 juta orang.

“Meskipun nilai transaksi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat adopsi justru terus meningkat, bebernya.

Untuk itu, dalam rangka merayakan anniversary ke-6 sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan adopsi kripto, PINTU menghadirkan campaign bertajuk #SixcessfulYear.

”Campaign ini mencakup berbagai aktivitas menarik, seperti Sixcessful Trading Competition dengan total hadiah Rp105 juta,” beber Andy.

Selain itu, ada juga program komunitas Community Guest: Sixth & Beyond di Zealy, giveaway di media sosial (X, Instagram, TikTok), hingga penutupan melalui live giveaway di YouTube bersama Aldi Taher.

“Enam tahun ini merupakan perjalanan yang sangat berarti bagi kami karena dapat berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri aset kripto di Indonesia,” kata Andy.

Ia menambahkan, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi, PINTU optimistis industri kripto di Indonesia akan terus berkembang.

”Tidak hanya dari sisi transaksi dan jumlah pengguna, tetapi juga melalui lahirnya inovasi dengan use case yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Andy.

 

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda