HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Industri kosmetik di Sulawesi Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan.
Perusahaan Arasy Cosmetindo resmi mengantongi Sertifikat Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) Full Aspek dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, sebagai bukti bahwa seluruh proses produksinya telah memenuhi standar mutu, keamanan, dan kualitas sesuai ketentuan yang berlaku.
Sertifikat tersebut telah resmi terbit dan dapat dilihat melalui sistem informasi sertifikasi pada akun resmi BPOM RI.
Pencapaian ini sekaligus menempatkan Arasy Cosmetindo sebagai salah satu perusahaan kosmetik di Makassar yang telah memenuhi persyaratan CPKB secara menyeluruh.

Perusahaan Maklon asal Makassar ini resmi kantongi CPKB dari BPOM RI. (Dok. Arasy)
Berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 13, Kota Makassar, Arasy Cosmetindo terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan maklon kosmetik yang mengedepankan kualitas, keamanan produk, dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.
Perolehan Sertifikat CPKB Full Aspek bukanlah proses yang instan. Di balik pengakuan tersebut terdapat tahapan panjang yang harus dipenuhi, mulai dari pembangunan sistem manajemen mutu, penataan fasilitas produksi sesuai standar, penyusunan dokumen operasional, validasi proses produksi, pengendalian kualitas, hingga peningkatan kompetensi seluruh sumber daya manusia.
Standar CPKB sendiri merupakan pedoman yang diterapkan BPOM untuk memastikan setiap kosmetik diproduksi secara konsisten sehingga memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan manfaat sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
Owner Arasy Cosmetindo, Astriana, S.ST., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, sertifikat ini bukan hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga amanah besar yang harus dijaga.

Perusahaan Maklon asal Makassar ini resmi kantongi CPKB dari BPOM RI. (Dok. Arasy)
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Kami bersyukur kepada Allah SWT atas amanah dan pencapaian ini. Sertifikat CPKB Full Aspek bukan sekadar pengakuan, tetapi menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk terus menjaga kualitas dan kepercayaan seluruh mitra kami,” ujar Astriana, Kamis (23/7/2026) kepada Harian.news.
Perempuan yang akrab disapa Astrid itu menegaskan, keberhasilan memperoleh sertifikat tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan para pelaku usaha yang ingin membangun merek kosmetik sendiri.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang tertarik memasuki bisnis kosmetik, sehingga kebutuhan akan perusahaan maklon yang memiliki legalitas lengkap dan sistem produksi yang terjamin juga semakin tinggi.
“Kami ingin para brand owner merasa tenang karena produk mereka diproses di fasilitas yang menerapkan standar CPKB secara menyeluruh. Kami percaya bahwa kualitas sebuah produk selalu dimulai dari sistem produksi yang baik,” katanya.
Dengan status CPKB Full Aspek, Arasy Cosmetindo kini semakin siap menjadi mitra strategis bagi para pelaku usaha kosmetik dari berbagai daerah di Indonesia. Perusahaan menyediakan layanan maklon secara menyeluruh, mulai dari riset dan pengembangan formula, proses produksi, pengurusan legalitas BPOM, desain kemasan, hingga pendampingan peluncuran produk ke pasar.
Komitmen tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak merek kosmetik lokal yang berkualitas, aman digunakan, serta memiliki daya saing di tingkat nasional.
Selain memperkuat industri kosmetik di Sulawesi Selatan, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa Makassar memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri kosmetik nasional yang mengedepankan inovasi dan kepatuhan terhadap standar regulasi.
Ke depan, Arasy Cosmetindo berkomitmen terus melakukan pengembangan teknologi produksi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat sistem pengawasan mutu agar setiap produk yang dihasilkan tetap memenuhi standar tertinggi.
“Bagi kami, CPKB Full Aspek bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga mutu, meningkatkan kualitas, serta menjadi mitra terpercaya bagi setiap brand yang tumbuh bersama Arasy,” tutup Astriana.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
