HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pengelola Jalan Tol Makassar menjadikan simulasi tanggap darurat sebagai program rutin untuk menguji kesiapsiagaan personel dan menyempurnakan sistem penanganan keadaan darurat di lapangan.
Program joint emergency evacuation drill yang digelar PT Makassar Metro Network (MMN) dan PT Makassar Airport Network (MAN) bersama PT Pertamina Patra Niaga, PT Elnusa Petrofin, Induk PJR Tol Dirlantas Polda Sulawesi Selatan, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar menghadirkan skenario evakuasi korban, pengaturan lalu lintas darurat, hingga penanganan kebakaran kendaraan.
Baca Juga : MMN Perkuat Sinergi Lintas Instansi Lewat Simulasi Tanggap Darurat di Tol Makassar
Direktur Utama PT Makassar Metro Network, Ismail Malliungan, mengatakan simulasi dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur dan koordinasi berjalan optimal ketika menghadapi situasi darurat yang sesungguhnya.
“Petugas dari internal jalan tol, Elnusa, Pertamina, pemadam kebakaran, maupun kepolisian sudah memiliki kompetensi masing-masing. Namun kompetensi itu harus terus dilatih agar ketika terjadi kejadian nyata tidak ada yang gagap,” kata Ismail di Mercure Hotel Makassar, Senin (29/06/2026).
Menurutnya, evaluasi pascasimulasi menjadi bagian penting dalam penyempurnaan prosedur operasional.
Baca Juga : Mulai 5 Januari 2026, Tarif Tol Ujung Pandang Seksi 1–3 Alami Perubahan: Cek di Sini!
“Dari evaluasi yang kami lakukan, pelaksanaan sudah cukup baik. Memang masih ada beberapa hal kecil yang harus dibenahi bersama, seperti posisi kendaraan dan pergerakan ambulans. Semua itu akan kami sempurnakan agar ke depan semakin siap,” ujarnya.
HSSE PT Elnusa Petrofin, Zaki Muttaqin, mengatakan kegiatan tersebut juga penting bagi perusahaan yang menangani distribusi bahan bakar minyak karena memiliki risiko tinggi apabila terjadi keadaan darurat.
“Kolaborasi ini sangat baik dan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan skenario yang berbeda. Kami ingin memastikan penyaluran BBM tetap aman dan apabila terjadi kondisi darurat seluruh personel sudah mengetahui tindakan yang harus dilakukan,” katanya.
Baca Juga : Janji Danny-Azhar Perbaiki Jalan Desa Benteng Lutra yang Tak ‘Indah’ Dilalui
Melalui program simulasi dan evaluasi berkala tersebut, Pengelola Jalan Tol Makassar berharap sistem tanggap darurat semakin responsif serta koordinasi antarinstansi semakin kuat dalam memberikan perlindungan bagi pengguna jalan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
