Logo Harian.news

Sulsel Raih Penghargaan Realisasi Transaksi PDN Terbaik Kedua di Indonesia

Editor : Rasdianah Selasa, 07 November 2023 20:43
Pj Sekda mewakili Pj Gubernur Sulawesi Selatan menerima penghargaan pada sesi Anugrah Pengadaan 2023 dalam kategori Pemerintah Provinsi dengan Persentase Nilai Transaksi PDN (Produk Dalam Negeri). Foto: dok humas
Pj Sekda mewakili Pj Gubernur Sulawesi Selatan menerima penghargaan pada sesi Anugrah Pengadaan 2023 dalam kategori Pemerintah Provinsi dengan Persentase Nilai Transaksi PDN (Produk Dalam Negeri). Foto: dok humas
APERSI

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pj Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad,  menghadiri Rakornas Pengadaan 2023, yang digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (7/11/2023).

Rakornas Pengadaan yang berlangsung selama dua hari yakni 7-8 November ini, mengusung tema Transformasi Pengadaan Menuju Indonesia Maju.

Baca Juga : BI Sulsel Kick Off REWAKO 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

Dalam kegiatan itu, Pj Sekda mewakili Pj Gubernur Sulawesi Selatan menerima penghargaan pada sesi Anugrah Pengadaan 2023 dalam kategori Pemerintah Provinsi dengan Persentase Nilai Transaksi PDN (Produk Dalam Negeri).

“Tadi kami menghadiri acara penganugerahan pengadaan barang dan jasa yang diadakan LKPP, dan Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan menempati tiga besar provinsi terbaik. Kita peringkat kedua untuk kategori persentasi nilai PDN,” ujar Arsjad, Selasa.

Keberhasilan Pemprov Sulsel meraih penghargaan tersebut, menurut Arsjad, sebab realisasi transaksi PDN Sulsel yang cukup besar, dengan total realisasi sampai bulan November ini mencapai Rp1,38 triliun atau sekitar 51,45 persen.

Baca Juga : Wabup Gowa Dorong Pelaku UMKM Bawa Produk ke Pasar Ekspor

Tingginya nilai realisasi transaksi PDN ini, menurut Andi Muhammad Arsjad, menunjukkan keseriusan pemerintah provinsi dalam menjalankan percepatan peningkatan produksi dalam negeri, termasuk dalam pemberdayaan koperasi dan UMKM di Sulawesi Selatan.

“Tentu kita sangat berharap ini jadi motivasi bagi pelaku usaha kita untuk tetap meningkatkan produksi dan kualitas produk mereka. Kita pastikan dalam rangka pengadaan barang dan jasa produk UKM dapat terserap,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Arsjad juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh perangkat darah yang telah melakukan proses pengadaan dengan memperhatikan pengembangan PDN.

Baca Juga : Sentuh Pelaku Usaha Secara Nyata, Pemkab Jeneponto Validasi Data UKM

Ucapan terima kasih juga disampaikan untuk Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel yang telah bekerja dengan baik, khususnya dalam melakukan penginputan data terkait PDN.

“Kami juga berterima kasih kepada teman-teman di Biro Pengadaan Barang dan Jasa yang sudah bekerja dengan baik melakukan proses penginputan, sehingga kita bisa meraih penghargaan pengadaan barang dan jasa. Kita berharap mudah-mudahan transaksi PDN kita bisa meningkat di masa mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, Andi Kasman, mengungkapkan, untuk tahun 2023 komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel untuk target belanja Produk Dalam Negeri terhadap pagu belanja barang/jasa sebesar 61,06 persen atau Rp 2,69 triliun.

Baca Juga : Usung Go Green, MCN 2026 Gandeng Komunitas Lingkungan dan 85 UMKM

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda