Logo Harian.news

Akan Bertemu Megawati, JK Pastikan Tidak Atas Nama Partai

Editor : Rasdianah Sabtu, 02 Maret 2024 10:17
Jusuf Kalla (JK). Foto: ist
Jusuf Kalla (JK). Foto: ist
APERSI

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Wapres ke 10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) memastikan pertemuannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, tak akan mengatasnamakan Partai Golkar dan institusu mana pun.

JK menekankan dirinya akan bertemu dengan Megawati atas nama pribadi.

Baca Juga : Jusuf Kalla, “Siri’na Mangkasara”: Saat Lugas Menjadi Sikap dan Diam Bukan Pilihan

“Saya datang sebagai Jusuf Kalla, apa urusan saya dengan Partai politik”, tegas JK dikutip dari siaran persnya, Sabtu (2/3/2024).

JK juga belum memberikan waktu yang pasti kapan pertemuannya dengan Megawati akan dilakukan. Namun, Ia mengungkapkan dirinya dan Megawati sudah bertemu secara hati karena sama-sama menginginkan kebaikan untuk negara.

“Kita selalu bertemu di hati, yang penting apa yang kita cita-citakan sebuah negara yang baik demokratis dapat dicapai,” ujar JK.

Baca Juga : JK Soroti Akses Ibadah di Masjid Al-Aqsa, Nilai Bertentangan dengan Prinsip Kemanusiaan

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Idrus Marham mempertanyakan rencana pertemuan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla atau JK dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya, bila benar akan bertemu dengan Megawati, maka JK tidak berkapasitas membawa nama Partai Golkar.

“Kalau ketemu, sebagai tokoh, saya kira sebuah keniscayaan dan memang harus ketemu, tetapi kalau misalkan ketemu atas nama Golkar, saya kira dalam kapasitas apa?” kata Idrus di kawasan Menteng, Kamis (29/2/2024), dikutip dari liputan6.

Baca Juga : Jusuf Kalla Angkat Suara soal Pertamina Pride dan Gamsunori yang Tertahan di Selat Hormuz

Ia mengingatkan, tak etis jika Jusuf Kalla membawa Golkar, hal ini mengingat partai berlambang pohon beringin ini sudah jelas sikapnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Kalau tidak kapasitas dan posisinya tidak jelas, berarti sangat tidak etis kalau atas nama Golkar,” kata dia.

Meski demikian, Idrus mengaku JK belum pernah menyampaikan ihwal rencana pertemuan tersebut kepada sesama senior Golkar. Apalagi, belum ada mandat dan tugas dari Ketum Golkar Airlangga Hartarto kepada para senior terkait rencana pertemuan tersebut.

Baca Juga : JK Soroti Anggaran Daerah Anjlok dari 30 Persen ke 17 Persen

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda