Logo Harian.news

Andi Sudirman Desak Pusat Evaluasi Tambang Emas Luwu: Jangan Sampai Seperti di Papua!

Editor : Rasdianah Senin, 14 April 2025 19:52
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman ikuti RDP di DPR RI, menolak IUP PT. Vale. Ist
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman ikuti RDP di DPR RI, menolak IUP PT. Vale. Ist

HARIAN.NEWS, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendesak pemerintah pusat untuk mengevaluasi ulang proyek tambang emas berskala besar di Luwu yang dikelola PT Masmindo Dwi Area bekerja sama dengan Freeport-McMoRan.

Kekhawatiran Gubernur mencuat lantaran tambang tersebut direncanakan menggunakan metode open pit (tambang terbuka) yang berisiko besar terhadap kerusakan lingkungan dan ketimpangan ekonomi.

Baca Juga : MDA Kirim Tim ERT untuk Bergabung dalam Misi ESDM Siaga Bencana di NTT

Ia menilai pola tambang serupa di Papua belum membawa kesejahteraan bagi masyarakat lokal, justru meninggalkan kerusakan alam dan penderitaan.

“Kita akan menyurati Bapak Presiden untuk meminta evaluasi ulang izin tambang ini. Bukan hanya soal siapa yang mengelola, tapi bagaimana metode pengelolaannya. Ini menyangkut masa depan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Sudirman, Senin (14/4/2025).

Menurutnya, proyek besar seperti ini seharusnya melibatkan pengusaha lokal, bukan perusahaan dari Jakarta atau asing, agar ada ikatan moral dan tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar.

Baca Juga : MDA Dukung Pelayanan Kesehatan dan Beri Penghormatan kepada Veteran di Momen HUT RI ke-81

“Jangan sampai seperti Freeport di Papua. Yang menikmati perusahaan luar, yang menderita warga lokal,” tegasnya.

Andi Sudirman juga menyoroti dampak pembukaan lahan terhadap bencana banjir yang kian sering melanda wilayah Luwu. Ia menyebut, masyarakat kecil menjadi korban dari pembangunan yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan.

“Banjir sudah rutin terjadi. Ini bukti bahwa kita abai terhadap keseimbangan alam. Kalau pengelolaan tambang seperti ini dilanjutkan tanpa evaluasi, maka penderitaan rakyat hanya akan bertambah,” katanya.

Baca Juga : Masmindo Bekali Personel Keamanan Pemahaman HAM, Penguatan Pengamanan Humanis dan Profesional

Sebagai kepala daerah, ia mengaku tak punya kewenangan atas perizinan tambang yang dikelola pusat. Namun, Ia merasa bertanggung jawab menyuarakan keresahan warganya.

“Kalau bukan Kita yang bicara, siapa lagi? Kita tidak bisa diam melihat kerusakan yang ditanggung rakyat kecil,” tutupnya.

PENULIS: NURSINTA

Baca Juga : Kadundung Resmi Jadi Desa Tangguh Bencana di Latimojong Luwu

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda