HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengeluarkan larangan kepada warga untuk sementara tidak melakukan aktivitas di laut karena cuaca ekstrem, gelombang tinggi dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir.
Larangan ini, kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, Akhmad Hendra Hakamuddin juga berlaku bagi warga di wilayah pesisir yang memang aktivitasnya sehari-hari di laut.
Baca Juga : Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Forkopimda Tangani Cuaca Ekstrem
“Untuk warga wilayah pesisir, kalau memang memungkinkan kegiatan di laut jangan dulu dilakukan, apapun itu, meskipun kami tahu bahwa pencarian masyarakat nelayan, tapi kami harap tetap menjaga keselamatan dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Akhmad Hendra Hakamuddin, Jumat (19/1/2024).
Kata Hendra, peringatan dini cuaca ekstrem masih terus dilanjutkan, akibat intensitas cuaca di Makassar masih berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
Warga perlu terus melakukan update informasi yang berkaitan dengan kondisi kota Makassar, yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan imbauan yang dikeluarkan Pemkot Makassar
Baca Juga : Terbawa Arus hingga Barombong, Anak Tenggelam di Pattingalloang Ditemukan di Pesisir Makassar
“Selalu mengupdate informasi berkaitan dengan kondisi kota Makasssar, dan sekitarnya dari tanggal 12 kemudian diupdate sampai tanggal 14, lanjut 16 peringatan dininya, dan kemungkinan di update lagi hingga tanggal 22 besok,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hendra meminta masyarakat untuk terus memantau kondisi terupdate Kota Makassar sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Hal ini, kata Hendra, sebagai acuan bagi masyarakat yang ingin melakukan aktivitas diluar rumah, agar mengetahui kondisi Kota Makassar saat ini.
Baca Juga : Kabut Tebal dan Hujan, Tim SAR Tetap Bertahan di Puncak Bulusaraung
“Kepada masyarakat saat ini tetap waspada terhadap perkembangan cuaca, kita pantau juga cennel resmi pemerintah, seperti BMKG, termasuk juga media sosial dari BPBD kota makassar, sehingga kita bisa tahu kondisi kota makassar pada saat ini dengan informasi yang betul,” tutupnya,
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

