3 Sapi Limosin Bobot 1 Ton Asal Kassi Buleng Jadi Pilihan Kurban Presiden Prabowo
HARIAN.NEWS, SINJAI – Kabar membanggakan datang dari Desa Kassi Buleng, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Tiga ekor sapi Limosin milik Kepala Desa setempat, Bahar, MA, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Baca Juga : PDAM Makassar Berbagi Hewan Kurban, dari Cleaning Service Hingga Panti Asuhan
Bukan sapi biasa. Ketiga ekor sapi ini memiliki bobot masing-masing lebih dari 1 ton. Ukuran yang luar biasa untuk standar sapi kurban pada umumnya.
Sapi-sapi tersebut kemudian disumbangkan untuk warga di tiga kabupaten berbeda, yakni Jeneponto, Bantaeng, dan Luwu. Sebuah kehormatan sekaligus pengakuan atas kualitas peternakan lokal yang selama ini berkembang di Sinjai.
Motivasi di Balik Peternakan
Baca Juga : IKA Smandel Makassar Berbagi Hewan Kurban ke Warga Banta-Bantaeng
Kepada redaksi harian.news, Selasa (26/5/2026) malam, Bahar menceritakan bahwa ia tidak sekadar memelihara sapi untuk bisnis semata. Ada misi sosial di balik kandang-kandang yang ia kelola.
“Saya memelihara belasan ekor sapi jenis Limosin untuk membangkitkan motivasi warga dalam beternak,” ujar Bahar.
Ia ingin menunjukkan bahwa masyarakat desa, dengan kerja keras dan perawatan yang tepat, juga bisa menghasilkan ternak berkualitas kelas nasional—bahkan sampai dilirik langsung oleh Presiden.
Baca Juga : Mentan Amran Bagikan 62 Ekor Kurban untuk Berbagai Daerah
Sapi Limosin: Keunggulan dari Desa Kassi Buleng
Jenis sapi Limosin dikenal memiliki postur tubuh besar, daging berkualitas, dan pertumbuhan yang relatif cepat. Namun, mencapai bobot 1 ton per ekor bukanlah hal mudah.
Dibutuhkan:
– Pakan berkualitas dan berkelanjutan
– Perawatan kesehatan yang rutin
– Kandang yang memadai
– Pemahaman tentang genetika ternak
Baca Juga : Pegadaian Kanwil Makassar Sembelih 107 Hewan Kurban pada Perayaan Iduladha 1445 H
Bahar membuktikan bahwa semua itu bisa dilakukan di Desa Kassi Buleng, Sinjai Borong, yang terletak kurang lebih 60 KM dari ibukota Kabupaten Sinjai dan dapat ditempuh dengan perjalanan via darat sekitar 1 – 1,5 jam berkendara.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
