HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dalam rangka memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhis Era (BE) yang jatuh pada 31 Mei 2026, Paramita Foundation menggelar kegiatan donor darah dan bakti sosial di Vihara Buddhi Maitreya, Jalan Sangir, Makassar, Sabtu (30/5/2026).
Ketua Panitia, Tjing Ming Nelly, SE., MM., mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Waisak yang mengusung nilai-nilai cinta kasih, kebijaksanaan, dan perdamaian yang diajarkan Siddhartha Gautama.
Menurut Nelly, perayaan Waisak tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk mengamalkan ajaran Buddha melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi sesama.
Baca Juga : PMI Kota Makassar Perkuat Organisasi dan Aksi Kemanusiaan di Kepulauan Sangkarrang

“Semangat berbagi dan kepedulian sosial menjadi wujud nyata dalam memperingati Hari Raya Waisak. Melalui donor darah dan penyaluran bantuan sembako, kami ingin menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Kegiatan donor darah tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hingga pelaksanaan berakhir, panitia berhasil menghimpun sebanyak 114 kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Makassar.
Baca Juga : PMI Makassar Meriahkan HUT ke-8 Nipah Park dengan Aksi Donor Darah
Sekretaris PMI Kota Makassar, Khudri Arsyad, yang turut mengunjungi lokasi kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Paramita Foundation serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, kegiatan donor darah yang dipadukan dengan bantuan sosial menjadi wujud nyata kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas antar sesama tanpa memandang latar belakang.
“Kegiatan keagamaan seperti ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dapat menjadi perekat persaudaraan. Donor darah dan bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat serta memperkuat semangat inklusivitas dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Khudri.
Baca Juga : PMI Makassar Butuh 200 Kantong Darah per Hari, Siap Genjot Layanan dan Transparansi di 2026
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kota Makassar.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
